Puisi Alizar Tanjung

Puisi: Pengembaraan (Karya Alizar Tanjung)

Pengembaraan setelah pengembaraan itu kepada tubuh, yang aku temukan daging, tulang, darah: di manakah manusia? yang terbentuk dari nama. …

Puisi: Laknat (Karya Alizar Tanjung)

Laknat cinta tak berbakat kupersembahkan kepada api, rencananya aku berniat jadikan sesajen, memuja neraka. Padang, 23 Maret 2010 Anali…

Puisi: Hitam Rambutmu (Karya Alizar Tanjung)

Hitam Rambutmu pada ujung kuku, pada sentuhan itu, pada belaian lima jemariku, pada puncak hidungku, pada angin harum aroma rambutm…

Puisi: Sayap-Sayap Kita (Karya Alizar Tanjung)

Sayap-Sayap Kita Selvi Yenti Aku datang. Kemana pergi. Ke jalan pulang, dan aku menunggu di sana. Kapan kau datang. Kau bersayap di pun…

Puisi: Duka (Karya Alizar Tanjung)

Duka : Aceh Menjelang Desember Usai gemericik ombak mengikis pantai sedebur gelombang menghempas batu karang menenggelamkan nama-nama, se…

Puisi: Kertas buat Pacar (Karya Alizar Tanjung)

Kertas buat Pacar ; maidarlis engkau duduk di batu di bawah rumpun bambu jalan sekolah kita, jalan berkerikil, penuh becek, jejak anak sekol…

Puisi: Sajadah Salat (Karya Alizar Tanjung)

Sajadah Salat Aku tak berani berkata, ayah tentang sajadah dekat pintu. Kenapa bukan di lemari. aku tanyakan ibu, ibu masih memba…

Puisi: Hujan Desember (Karya Alizar Tanjung)

Hujan Desember di musim hujan Desember, daun berguguran di ladang, murai berhenti berkicau, engkau terukakan cangkul ke tanah, musim hujan i…

Puisi: Burung Hantu (Karya Alizar Tanjung)

Burung Hantu Burung hantu masuk dalam kamar kita, dia pening, berputar-putar di jam dua belas malam. Kau duduk, memadamkan lampu. "…

Puisi: Sehelai Benang Penjahit (Karya Alizar Tanjung)

Sehelai Benang Penjahit apa pendapatmu tentang tubuhku yang sehelai, tentang hasil karya yang dibentuk dari luka, dimakan mata penjahit untu…

Puisi: Batu dan Sungai (Karya Alizar Tanjung)

Batu dan Sungai su, aku batu, keras luar dalam, berlumut di atasnya, tinggal di daratan tinggi. aku kira aku si pemilik gunung, beb…

Puisi: Rindu yang Dingin di Bulan Mei (Karya Alizar Tanjung)

Rindu yang Dingin di Bulan Mei di suatu siang yang panas di bulan mei batu-batu berbicara kepada aspal, aspal berbicara kepada angi…
© Sepenuhnya. All rights reserved.