Puisi: Tukang Arang (Karya F.L. Risakotta) Tukang Arang kau lalu depanku, pardo berbaju keringat dan hitam kemoceng langkahmu gontai dihimpit beban nasib memberat tanpa pengasihan kau tetap be…
Puisi: Di Bawah Lampu (Karya F.L. Risakotta) Di Bawah Lampu Detik waktu tiba dalam dada terasa tiada jua malam kan lalu Sampai jauh orang ramai di tepi sungai lentera membulan di air-air sang ta…
Puisi: Datang (Karya F.L. Risakotta) Datang kalau aku membuka mata sekali ini, tahunku telah pergi bumi jadi lain rupa kami pejalan panjang yang menemukan hati di tiap jalan tapi mengapa…
Puisi: Terdampar (Karya F.L. Risakotta) Terdampar //I// di Peking aku berkaca, wajah seorang manusia nyata membayang kemenangan kulintasi Huang Ho dan Yang Tse wajah tambah seribu kejayaan …
Puisi: Ombak Pariaman (Karya F.L. Risakotta) Ombak Pariaman Di depanku laut lepas, hati ingin semua bebas. Di belakangku kota perkasa, di balik terali kawan-kawan terpenjara. Petani Pariaman omb…
Puisi: Kasih (Karya F.L. Risakotta) Kasih Bunga yang layu di tangan berdarah di pipi gadis Tambatan kuda di tengah malam mengabur di subuhnya dan mari teruskan perjalanan dan jangan bat…
Puisi: Sungai Tay Dong (Karya F.L. Risakotta) Sungai Tay Dong mula kudatang mula kau bisikan bahwa bumi baru di tanahmu segera menjelang bila kujenguk kau di mula jumpa tanahmu begitu murni, air …
Puisi: Pelaut (Karya F.L. Risakotta) Pelaut Sedatar dengan alun ia bernyanyi bagai mimpi kadang menukik di pucuk karang di mana kasihnya membenam merangsang Biduk di air menari membuai d…
Puisi: Pantai (Karya F.L. Risakotta) Pantai Pantai membara dalam kangkang kematian kami tinggalkan segala kelesuan ombak menampar pasir kering Jeritan tangis pilu memberat hati menanti h…
Puisi: Derita (Karya F.L. Risakotta) Derita Tersandang dalam dadanya dosa dan derita dan kabarnya mengetuk kematian di tiap pintu minta bercumbu dengan maut sampai bila juga Hatinya tela…
Puisi: Salam Seorang Prajurit (Karya F.L. Risakotta) Salam Seorang Prajurit Di tepi sungai Asahan kami berjumpa seorang prajurit tua tak berpangkat, katanya: "beribu kami berdiri di sini menjaga bu…