Puisi Kliwon Mansi

Puisi: Bulan Purnama (Karya Kliwon Mansi)

Bulan Purnama malam ini telah menampakkan diri dari cahaya bulan purnama memasang rindu di depan jendela yang berhari-hari mengasingkan diri dari sun…

Puisi: Tentang Salam Tempo Dulu (Karya Kliwon Mansi)

Tentang Salam Tempo Dulu aku titipkan rindu. Pada waktu yang letaknya di orang tua. Dia salam rindu tempo dulu diangin-anginkan depan rumah mana lagi…

Puisi: Pada Suatu Hari (Karya Kliwon Mansi)

Pada Suatu Hari Pada suatu hari aku mengejamu: dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kurang lebih dari setangkai usiaku Pada suatu hari aku mengejamu…

Puisi: Tak Pernah Terlupakan (Karya Kliwon Mansi)

Tak Pernah Terlupakan dari jejak kaki, yang dipulangkan oleh waktu tersisa kebahagiaan, satu minggu yang lalu sudahkah pulang ke rumah? dengan nama b…

Puisi: Atas Nama Menang (Karya Kliwon Mansi)

Atas Nama Menang perkenalkan nama puisi yang ditulis oleh sajak  beraksara kata bermata kata dalam cinta jangan lupa saling belajar  mengeja nama kec…

Puisi: Kabar Duka (Karya Kliwon Mansi)

Kabar Duka telah tayang tangisan duka. Kerabat tiada kata. Tertinggal rasa dari kesedihan pintu rumah, sang kerabat aku tinggalkan keutuhan doa. Keba…

Puisi: Huruf (Karya Kliwon Mansi)

Huruf yang aku baca malam-malam kisah dirimu dalam menina bobokan tidur Kebumen, 2 Desember 2023 Analisis Puisi : Puisi "Huruf" karya Kliwo…

Puisi: Sana Hujan, Kah? (Karya Kliwon Mansi)

Sana Hujan, Kah? ia, airnya telah mengisi mata untuk malam ini meninggalkan mimpi, dari kata-kata Kebumen, 9 Desember 2023 Analisis Puisi : Puisi &qu…

Puisi: Lembaran Doa (Karya Kliwon Mansi)

Lembaran Doa letusan-letusan magma berdongeng diri dari alam. Berguncang bencana, berdatangan doa-doa; doa terhindar dari bencana doa keselamatan. Wa…

Puisi: Belum Bisa (Karya Kliwon Mansi)

Belum Bisa yang terletak dalam buku, terbangunlah lagu-lagu PR dari ibu menyuarakan; "kerjakan sekarang!" aku pun mengerjakan kalimat ibu, …

Puisi: Potret Kenangan (Karya Kliwon Mansi)

Potret Kenangan masih aku simpan wajahmu; membayang kabar duka sukanya main petak umpet   dengan kenangan yang mengiranya mainan hati disiramkan kata…

Puisi: Suatu Ketika Magrib Datang (Karya Kliwon Mansi)

Suatu Ketika Magrib Datang aku memasukkan diri. Dalam tiga rakaat dengan bacaan ilahi yang aku bunyikan menanamkan suara pada lidah berlafal bacaan, …

Puisi: Ingatan Suwung (Karya Kliwon Mansi)

Ingatan Suwung pagi hari aku disuruh mencatat ingatan yang ditegaskan oleh kata agar tidak ditinggal. Celananya dalam tempat untuk membeli bekal hidu…

Puisi: Pada Suatu Petang (Karya Kliwon Mansi)

Pada Suatu Petang aku menemukan perut yang berdemo suara, krucuk krucuk krucuk lebih baik aku masukkan doa dalam angkringan agar lekas terhubungkan l…

Puisi: Berbunyi Klunting (Karya Kliwon Mansi)

Berbunyi Klunting hm berbunyi. Yang aku baca "hm" berulang kali dari hp. Mempersingkat dirinya, waktu ngambek yang dibicarakan apakah bisa …

Puisi: Cinta dan Rasa (Karya Kliwon Mansi)

Cinta dan Rasa yang aku tuangkan pada sajak untuk bicara, kata hati dengan rasa dan kasih sayang Kebumen, 9 Desember 2023 Analisis Puisi : Puisi &quo…

Puisi: Jodoh, Ada di Mana? (Karya Kliwon Mansi)

Jodoh, Ada di Mana? Jodoh aku ada di semak-semak bermain petak umpet yang menyelinap dalam mimpi. 2021 Analisis Puisi : Puisi "Jodoh, Ada di Man…

Puisi: Rata-Rata Dibagi Cinta (Karya Kliwon Mansi)

Rata-Rata Dibagi Cinta doa yang menyambungkan kata. Cinta bertasbih kepada kecupan gelas di mana teh manis terbagi sisanya. Disimpan oleh waktu menge…
© Sepenuhnya. All rights reserved.