Puisi: Sajak Cermin (Karya Nenden Lilis Aisyah) Sajak Cermin cermin yang kita cari terselip dan tertinggal entah di mana tapi tiba-tiba kita sudah saling berhadapan kita akan saling berseru tentang…
Puisi: Tafakur Waktu (Karya Nenden Lilis Aisyah) Tafakur Waktu - Demi waktu Sesungguhnya manusia Benar-benar berada dalam kerugian …*) . Bagaimanakah kupertanggungjawabkan wakt…
Puisi: Daun Terakhir (Karya Nenden Lilis Aisyah) Daun Terakhir itulah daun terakhir yang jatuh dari pohon itu tapi bukan pengabdian terakhir kepada alam bukan penderitaan terakhir masih ada senyum, …
Puisi: Yang Terusir (Karya Nenden Lilis Aisyah) Yang Terusir kau boleh saja mengusirku dari depan pintu atau menyuruhku pergi ke jalanan sepi tapi aku tak akan terusir dari waktu 2015 Sumber: Masku…
Puisi: Maskumambang buat Ibu (Karya Nenden Lilis Aisyah) Maskumambang buat Ibu apakah yang tengah kusepah dan kuhisap ini ruas-ruas tebu yang memancarkan manis airnya atau kasar dan kurus buku-buku jarimu y…
Puisi: Catatan September (Karya Nenden Lilis Aisyah) Catatan September Aku ingin menemukan dirimu untukku seperti engkau menemukan kenangan akan seorang perempuan dan kasih sayang masa kecil pada kursi …
Puisi: Kepada Petualang (Karya Nenden Lilis Aisyah) Kepada Petualang seseorang yang berat untuk pulang hanya akan menjadi petualang mana mungkin mencari jalan tuk kembali tapi seorang pengembara, denga…