Info Terbaru: Pidie Jaya kembali dilanda banjir. Aceh belum benar-benar pulih

Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

Puisi: Laut Disenyapkan (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Laut Disenyapkan pasangan betinaku mari kita berangkat matahari sudah makin tinggi di sana sudah menunggu tubuh laut untuk sambut calon-calon baptisa…

Puisi: Dongeng Itu Kalah (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Dongeng Itu Kalah kalian hanya butuh sebuah pistol kerdil ketika otak rubayan mulai ditumbuhi saham dua puluh persen dilepas sauh dari bukit-bukit ya…

Puisi: Sinyal Terbakar (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Sinyal Terbakar Gelisah terus mengembara Meraba-raba dalam ibadah maya Bersama putera tunggal Dari tanah batu kering meronta-ronta Kami lalu berbicar…

Puisi: Bandara Internasional Changi (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Bandara Internasional Changi lihatlah toko-toko siang ini sudah berdandan mau tunggu apa lagi mahluk dungu? jasad makin usang sepanjang landasan perm…

Puisi: Sakramen Duka buat Adinda Terluka (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Sakramen Duka buat Adinda Terluka kuterima kabar dalam subuh yang gelap ada deras airmata tangisan mengalir sepanjang dinihari tadi yang telah bergul…

Puisi: Traumatik (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Traumatik stasiun radio kuusung dari belakang punggung unjuk gigi hewan-hewan melata matahari mengepulkan asap hitam bencana berantai tidurku meninju…

Puisi: Pertemuan (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Pertemuan (2) siapa mau bersajak tiang-tiang beton salah dihapalkan penyanyi beriman, itu pikiran pertama menyergap percakapan di pintu rumah satu ab…

Puisi: Kalah atau Menang (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Kalah atau Menang kita berangkat dari sebuah titik makin lama menjelma jadi mata air lalu mencium ikan-ikan beracun di danau tanpa sayap (padahal jar…

Puisi: Genosida (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Genosida di sebuah gedung kesenian purba terbelah empat penjuru kota diprotes sejak pandemi mewabah masih saja sejumlah berkas puisi terluka disebar …

Puisi: Gelisah Terperosok di Rerumputan Villa Berwajah Basah (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Gelisah Terperosok di Rerumputan Villa Berwajah Basah kami berangkat tergesa-gesa sambil memikul matahari pagi tepat jam arloji berkumandang di rumah…
© Sepenuhnya. All rights reserved.