Puisi: Daun Pintu Itu (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Daun Pintu Itu peluk daun pintu itu ke dalam bantal mimpimu menguras serat-serat kayunya dengan pahat air lidah (maka kita akan dibawa ke pulau-pulau…
Puisi: Sajak Perjalanan Episode Pertama (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Sajak Perjalanan Episode Pertama badai mengamuk dari mulut sungai tak tercatat dalam kitab wajahmu membatu batasi bibir laut aku sendiri bahasa bisu …
Puisi: Dari Sini (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Dari Sini ketika tiba kudaku dicambuk bulu-bulu beranda stasiun yang lugu makin mengeras bumimu berlapis-lapis pacu! ayo! pacukan kudaku sarat racun …
Puisi: Genosida (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Genosida di sebuah gedung kesenian purba terbelah empat penjuru kota diprotes sejak pandemi mewabah masih saja sejumlah berkas puisi terluka disebar …
Puisi: Sekuntum Gelisah dalam Sepekan (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Sekuntum Gelisah dalam Sepekan sekuntum gelisah disodorkan dari oma tua pandai bicara di belakang rumah dalam sepekan ini lewat ketukan palu tukang b…
Puisi: Ranjang Tumbuh Jamur Liar (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Ranjang Tumbuh Jamur Liar di hamparan ranjang memanjang tumbuh jamur liar ada pentas malam sudah tiga bulan disebar adegan ribuan tulang belulang kes…
Puisi: Suara Minor (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Suara Minor pertama mendarat di sini rakus berdandan parfum bau tetanus di perut kaki gulungan logam: sepi yang menggelepar! mencangkul lantai rumah …
Puisi: Untuk Kandidat (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Untuk Kandidat batas akhir dari permainan primitif merebut kursi oi, kursi keramat berbatu terjal kesempatan lowongan kerja nilai-nilai permintaan pe…
Puisi: Laut Disenyapkan (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Laut Disenyapkan pasangan betinaku mari kita berangkat matahari sudah makin tinggi di sana sudah menunggu tubuh laut untuk sambut calon-calon baptisa…
Puisi: Dongeng Itu Kalah (Karya Pulo Lasman Simanjuntak) Dongeng Itu Kalah kalian hanya butuh sebuah pistol kerdil ketika otak rubayan mulai ditumbuhi saham dua puluh persen dilepas sauh dari bukit-bukit ya…