Puisi Tentang Harapan

Puisi: Setitik Harapan (Karya Diah Hadaning)

Setitik Harapan Setitik harapan kusandarkan di celah noda menjadi bajak bijaksana mengolah tanah persawahan tua menjadi lahan subur di sit…

Puisi: Piagam Harapan (Karya Taufik Ikram Jamil)

Piagam Harapan putus asa mengintip kami dari pagi padahal telah kami kirim rupa-rupa kecewa lewat kapal-kapal niaga sejak semalam tinggal harapan ber…

Puisi: Mencari Harapan (Karya Hasbi Burman)

Mencari Harapan Bagai buih laut terombang Mengaca pada wajah Ibu pertiwi yang kaya raya Tapi harapan selalu sia-sia Kemana sudah hasil ne…

Puisi: Kami Terpaksa Mengkafani Harapan (Karya Rachmat Djoko Pradopo)

Kami Terpaksa Mengkafani Harapan Kami terpaksa kini mengkafani harapan karena angin pun mogok makan dan kemudian menjadi mayat t…

Puisi: Lagu Harapan (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Lagu Harapan Tukang angklung papa lalu di jalan: Baju cabik, badan kumal, Langkah lesu, mata berat. Di dep…

Puisi: Pengharapan (Karya Harijadi S. Hartowardojo)

Pengharapan Lagu yang hanya sebuah ini mulai meninggi Cuma untuk dimainkan sekali Rumah manja kini tidak punya jendela Tak mungkin kujengu…

Puisi: Monolog Malam (Karya Ook Nugroho)

Monolog Malam Malam-malam sepi seperti ini Biasanya kau kembali lagi Pada sosokmu yang asli Pejalan sunyi di gurun-gurun waktu Sendirian dan tanpa ha…

Puisi: Rindu Berguling Sendiri (Karya Ajip Rosidi)

Rindu Berguling Sendiri Rindu berguling sendiri putus mengharap dinding putih-putih dan di baliknya: kesepian pengap. Radio di sebelah b…

Puisi: Jangan Harap (Karya A.A. Navis)

Jangan Harap Semanis mulut bicara kalau bukti tiada jangan harap orang akan percaya. sebaik baik budi kalau suka melanggar janji jangan harap orang a…

Puisi: Tentang Ia yang Menunggu (Karya Leon Agusta)

Tentang Ia yang Menunggu Tunggu aku di tikungan itu semua akan segera beres walau halilintar membelah bumi dan ia pun menung…

Puisi: Harapan (Karya Leon Agusta)

Harapan memeras air dari batu membersit darah telapak tangan 1977 Sumber:  Gendang Pengembara (2012) Analisis Puisi : Pui…

Puisi: Ibadah Semak-Semak (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Ibadah Semak-Semak Kukubur harapan yang koyak, dalam badai kesunyian batinku. pada sebuah bukit semak-semak  merimbun. di seberang sungai: i…

Puisi: Melalui Siang Menembus Malam (Karya Rivai Apin)

Melalui Siang Menembus Malam (1) Sebelum gadis-gadis jadi remaja, Sebelum daun-daun akan menghijau dan bunga berwarna segar, Di sempit pinggi…
© Sepenuhnya. All rights reserved.