Puisi Tentang Kabut

Puisi: Kini Kita Bicara tentang Kabut (Karya Seno Gumira Ajidarma)

Kini Kita Bicara tentang Kabut Tentang kabut (dimana kita cari seseorang di seberangnya) sudah waktunya diperbincangkan kembali -- tetes-tetes…

Puisi: Ada Bulan dalam Kabut (Karya Mawie Ananta Jonie)

Ada Bulan dalam Kabut Dari seberang pagar gubuknya bayangan kekasih datang, sunyi di pegunungan suara langkahnya semakin terang. Mereka be…

Puisi: Aku Bergantung pada Kabut (Karya B. Y. Tand)

Aku Bergantung pada Kabut Aku bergantung pada kabut Priangan lelap kupangku dalam mimpiku Sepi kaukah yang berderit ketika kedua bukit itu kudaki, pe…

Puisi: Pada Kabut (Karya Gunoto Saparie)

Pada Kabut pada kabut berkelebat bayang-bayangmu di antara desir angin dan bisik hujan pada malam mengendap mimpi-mimpimu di antara lampu-lampu pucat…

Puisi: Das kalte Herz (Karya Ayatrohaedi)

Das kalte Herz Kabut pegunungan menutup lembah suram cahya matari di danau bawah Kabut pegunungan menutup lembah dingin ha…

Puisi: Kabut di Belantara Hutan Itu Berpendaran (Karya Ediruslan PE Amanriza)

Kabut di Belantara Hutan Itu Berpendaran (I) Kabut di belantara hutan itu berpendaran Sunyi di belantara hutan itu kedinginan Ada sungai …

Puisi: Doa dalam Kabut (Karya Leon Agusta)

Doa dalam Kabut Suatu ketika, akan ada yang siuman Mungkin tak semua mati jadi korban kegilaan Pohon dan daunan masih akan saling berbisik: …

Puisi: Kabut (Karya Ajip Rosidi)

Kabut Yang putih menyilaukan adalah kabut Yang mengurungku dalam samar adalah kabut Yang mendinding menghalang langkah adalah kabut Yang ha…

Puisi: Di Atas Kabut (Karya Ajip Rosidi)

Di Atas Kabut Di atas laut: mendung dan kabut dan di atas kabut: pesawat menembus langit menujumu Di atas langit: rahasia yang dalam dan dalam rahasi…

Puisi: Kabut dalam Hujan Januari (Karya Taufiq Ismail)

Kabut dalam Hujan Januari Saat angin dan kabut Januari Berkejaran di atas atap-atap kota Serasa murid-murid…

Puisi: Kabut di Wajahmu, Kekasih (Karya Dimas Arika Mihardja)

Kabut di Wajahmu, Kekasih (Persembahan untukmu) Kabut yang menggayut di wajahmu, kekasih maujud serpihan doa.…

Puisi: Kabut (Karya Goenawan Mohamad)

Kabut Siapakah yang tegak di kabut ini atau Tuhan, atau kelam: Bisik-bisik lembut yang sesekali mengusap wajahnya tertahan-tahan. Kepada…

Puisi: Akhir Sebuah Perjalanan (Karya Diah Hadaning)

Akhir Sebuah Perjalanan Gemuruh kereta membawa serta mimpi, harap, duka, dan penat perempuan lepas baya tersangkut di sepanjang kilometer Yo…
© Sepenuhnya. All rights reserved.