Puisi Tentang Kopi

Puisi: Aku Menemukanmu (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Aku Menemukanmu aku menemukanmu o, saudara masa lalu yang lahir kembali di kebun-kebun kopi siapa menujum ruhmu jadi bongkah-bongkah …

Puisi: Segelas Kopi Bertiga (Karya Ummi Sulis)

Segelas Kopi Bertiga Cuaca baru saja terang Setelah pongahnya menghantam pagi Mencuci debu-debu menempel di dedaunan Segelas kopi terhidang Untuk ber…

Puisi: Balada Seorang Lelaki Tua Penjual Bendera (Karya Diah Hadaning)

Balada Seorang Lelaki Tua Penjual Bendera Ingatan tentang merdeka, nang masih mengental di kopi pahit kian ha…

Puisi: Secangkir Kopi (Karya Aris Setiyanto)

Secangkir Kopi secangkir kopi yang mengepul di mataku telah meledakkan jantungku aku semestinya tidur lelap tapi kematian tak berlangsung dengan muda…

Puisi: Waktu yang Sehitam Dedak Kopi (Karya Acep Zamzam Noor)

Waktu yang Sehitam Dedak Kopi Waktu yang sehitam dedak kopi di gelasmu itu Adalah sepi. Tahun-tahun merayap pelahan Dari hutan yang terbakar…

Puisi: Litani Terima Kasih (Karya Joko Pinurbo)

Litani Terima Kasih Hati hujan yang menenangkan Terima kasih Mata malam yang meneduhkan Terima kasih Bibir kopi yang menghangatkan Ter…

Puisi: Lubang Kopi (Karya Joko Pinurbo)

Lubang Kopi Jam tiga pagi Waktu Indonesia Bagian Kopi lampu tidur di matanya menyala kembali. Hujan tinggal bekas dan kopi sudah menjadi miras…

Puisi: Cerita di Kebun Kopi (Karya Eka Budianta)

Cerita di Kebun Kopi Bunga-bunga putih yang bisa dipetik sewaktu-waktu telah membuat burung kecil itu termangu. 1978 Sumber: Cerita di Kebu…

Puisi: Ibu Kopi (Karya Joko Pinurbo)

Ibu Kopi Malam saya terbuat dari jalanan kampung yang basah, hujan yang baru saja mati, rindu yang hampir k…

Puisi: Cerek (Karya Soni Farid Maulana)

Cerek Ketika air bergolak, cerek itu berbunyi. Api yang berkobar di bawahnya tiada henti meminta kepadaMu Yang Maha Pemurah agar memanaskan air dalam…

Puisi: Kopi Sore (Karya Soni Farid Maulana)

Kopi Sore Hujan mencegat langkahku ke rumahmu dan aku tersesat di sebuah kafe dengan secangkir kopi tanpa es dan gula. Sore itu seperti sore hari ini…

Puisi: Secangkir Kopi (Karya Rini Intama)

Secangkir Kopi Kesederhanaan .... dalam tutur cinta memaknai hari di keindahannya waktu-waktuku berlalu …

Puisi: Haiku tentang Kopi (Karya Kurnia Effendi)

9 Haiku tentang Kopi 1. kasihku: Eva lingkar pinggang Pringsurat terkecup hangat 2. lebar Malabar paras petani kopi disekap kabut 3. secangkir cinta …

Puisi: Secangkir Kopi (Karya Rhey Fandra Yoga Simbolon)

Secangkir Kopi Seorang wanita muda mengantar segelas kopi, Meletakkan di atas meja seorang pria dengan pena dan agenda lama, Wanita itu tersenyum lal…

Puisi: Secangkir Kopi (Karya Sapardi Djoko Damono)

Secangkir Kopi Secangkir kopi yang dengan tenang menunggu kau minum itu tak pernah mengusut kenapa kau bisa membedakan aromanya dari asap ya…
© Sepenuhnya. All rights reserved.