Puisi: Secangkir Kopi (Karya Rhey Fandra Yoga Simbolon) Secangkir Kopi Seorang wanita muda mengantar segelas kopi, Meletakkan di atas meja seorang pria dengan pena dan agenda lama, Wanita itu tersenyum lal…
Puisi: Kopi (Karya Hidayat Raharja) Kopi Sepekat malam tubuhmu mengental dalam gelas percakapan. Pekat rasa pahit di lidah, menuruni bukit-bukit miring di ketinggian malam. Kebun-kebun …
Puisi: Pagi Hujan dan Secawan Kopi (Karya Isbedy Stiawan ZS) Pagi Hujan dan Secawan Kopi pagi hujan saat kukunjungi kamarmu, suatu minggu di bulan januari tahun silam lalu secawan kopi kauseduh …
Puisi: Ini Kopi Seduhlah (Karya Isbedy Stiawan ZS) Ini Kopi Seduhlah Sekiranya kau sendu ini kopi seduhlah sambil memandangi sisa embun luruh dari daun di taman kenanglah perjumpaan …
Puisi: Aku, Kau, dan Secangkir Kopi (Karya Kamilia Salsabila) Aku, Kau, dan Secangkir Kopi Ketika Sirius memayungi bumi dengan pendarnya Pandangan kita saling bertaut bersama esensi yang selaras Kau mulai menyer…
Puisi: Kopi Hitam Arang (Karya Raudal Tanjung Banua) Kopi Hitam Arang Kopi hitam arang nyalakan mata kami di warung-warung redup pinggir jalan Seperti biji…
Puisi: Pucuk Kopi (Karya Loym R. Sitanggang) Pucuk Kopi Kau berpetualang senja bersama desau daun pinus yang melambai. Kau artikan dua pada lambaian itu, selamat datang, semoga hidup. Kemudian m…
Puisi: Yang Tersisa di Secangkir Kopi (Karya Tjahjono Widarmanto) Yang Tersisa di Secangkir Kopi masih tersisa senyum dan ragu yang hambar : sejarah selalu merayap pelan untuk dilupakan. semalam,…
Puisi: Secangkir Kopi (Karya Mustiar AR) Secangkir Kopi Secangkir kopi Tersaji kaku di meja berkabut Hitam pekat Sepagi ini Aku Masih saja menyeka peluh Di dahimu kekasih. …
Puisi: Cerita di Kebun Kopi (Karya Eka Budianta) Cerita di Kebun Kopi Bunga-bunga putih yang bisa dipetik sewaktu-waktu telah membuat burung kecil itu termangu. 1978 Sumber: Cerita di Kebu…
Puisi: Malem Diwa Memetik Kopi (Karya L.K. Ara) Malem Diwa Memetik Kopi Perlahan ia mengusap mata Tak percaya apa yang dilihatnya Malem Diwa memetik kopi Dan puteri bungsu mendampingi I…
Puisi: Surat dari Biji Kopi (Karya Afrizal Malna) Surat dari Biji Kopi Bau kopi keluar dari napasnya, seperti jalan lurus yang bagian belakangnya menghilang. Ia duduk di bagian belakang dari ba…
Puisi: Kopi Menyiram Hutan (Karya Taufiq Ismail) Kopi Menyiram Hutan Tiga juta hektar Halaman surat kabar Telah dirayapi api Terbit pagi ini Panjang empat jari Dua kolom tegak-…