Puisi: Secangkir Kopi (Karya Rini Intama) Secangkir Kopi Kesederhanaan .... dalam tutur cinta memaknai hari di keindahannya waktu-waktuku berlalu …
Puisi: Haiku tentang Kopi (Karya Kurnia Effendi) 9 Haiku tentang Kopi 1. kasihku: Eva lingkar pinggang Pringsurat terkecup hangat 2. lebar Malabar paras petani kopi disekap kabut 3. secangkir cinta …
Puisi: Secangkir Kopi (Karya Rhey Fandra Yoga Simbolon) Secangkir Kopi Seorang wanita muda mengantar segelas kopi, Meletakkan di atas meja seorang pria dengan pena dan agenda lama, Wanita itu tersenyum lal…
Puisi: Secangkir Kopi (Karya Sapardi Djoko Damono) Secangkir Kopi Secangkir kopi yang dengan tenang menunggu kau minum itu tak pernah mengusut kenapa kau bisa membedakan aromanya dari asap ya…
Puisi: Peminum Kopi (Karya Ook Nugroho) Peminum Kopi Untuk setiap puisi Aku perlukan secangkir kopi Campurkan gula secukupnya: Puisi juga butuh semacam pemanis Barangkali sebaiknya pada pen…
Puisi: Sunyi di Dalam Poci (Karya Kurniawan Junaedhie) Sunyi di Dalam Poci Sunyi menemaniku di dalam kedai kopi yang sibuk itu. Penunggu kedai menyorongkan poci beserta cangkir ke dekat asbakku. K…
Puisi: Di Atas Angkasa (Karya D. Zawawi Imron) Di Atas Angkasa Siapa yang perkasa di sini? Bahkan laut dan langit tak jelas batasnya "Mungkin Tuhan …
Puisi: Kopi Jawa (Karya Agus R. Sarjono) Kopi Jawa Bijih-bijih legenda Ada dan tiada Seperti mutiara hitam tersulam di jubah malam berlayar ke mancanegara menjelma lagu dan …
Puisi: Secangkir Kopi (Karya Suminto A. Sayuti) Secangkir Kopi - bandi Kita seduh hidup dalam secangkir kopi tanpa gula. Sepiring krispi kangkung. Selusin tahu plempung. …
Puisi: Sepasang Bibir di Dalam Cangkir (Karya Kurniawan Junaedhie) Sepasang Bibir di Dalam Cangkir Aku sedang duduk di dalam kafe. Pelayan kafe meletakkan cangkir kopiku pelan-pelan di atas meja. Aroma kopi mengud…
Puisi: Kitapun Terdiam Seketika (Karya Seno Gumira Ajidarma) Kitapun Terdiam Seketika Kitapun terdiam seketika waktu sedang asyik mengobrol sambil minum kopi sore itu (ada jeritan di belaka…
Puisi: Kopi Luwak (Karya Nirwan Dewanto) Kopi Luwak Dari biji-biji mata yang baru saja lepas dari perut Bimasakti kusadap airmata paling hitam barangkali juga paling suci. Minumlah. Lekaslah…
Puisi: Kopi yang Tak Diminum (Karya Dorothea Rosa Herliany) Kopi yang Tak Diminum sela-sela daun menyergapkan nyala padamu. inilah hidup yang tak pernah padam. ranting-ranting daun yang hangus, dan tanah-tanah…
Puisi: Kopi (Karya Nirwan Dewanto) Kopi Di tangan lelaki itu, kami coba bersabar. Namun betapa cangkir ini gemetar oleh tubuh kami, gairah kam…
Puisi: Batu Kenangan (Karya Aldian Aripin) Batu Kenangan Di sini, di jantung kota ini di sini, di dalam hatiku 'ku lagukan sebuah nyanyian tidak lagi untukmu. K…