Puisi Tentang Taman

Puisi: Lampu-Lampu di Taman (Karya Pena Senja)

Lampu-Lampu di Taman sinarnya memang tak terang namun hadirnya mungkin bisa menjadi penerang memberi terang; sekaligus tenang  pada jiwa yang kebingu…

Puisi: Taman Fatahilah (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Taman Fatahilah suara adzan bersahutan menggema di dinding bangunan Belanda menyusupi relung-relung jiwa Jakarta bergetar di senar-senar g…

Puisi: Menunggu di Taman (Karya Firman Fadilah)

Menunggu di Taman arah pulang dibuat abu-abu taman kota tidak punya alamat bolehkah ia meminta sisa jejak kekasih? tapi jalanan tetap sepi tapi peta …

Puisi: Catatan Hujan di Tikungan Kota (Karya Diah Hadaning)

Catatan Hujan di Tikungan Kota Tulang berserakan dikumpulkan di taman tikungan kota. Getar jiwa dimantrak…

Puisi: Lima Prajurit Muda di Taman Bunga (Karya Slamet Sukirnanto)

Lima Prajurit Muda di Taman Bunga Lima prajurit muda dengan gagah melangkah masuk taman bunga penuh gairah wajah-wajah bergaya Lima…

Puisi: Kartu Pos Bergambar Taman Umum, New York (Karya Sapardi Djoko Damono)

Kartu Pos Bergambar: Taman Umum, New York Di sebuah taman kausapa New York yang memutih rambutnya duduk di ba…

Puisi: Potret Taman untuk Allen Ginsberg (Karya Goenawan Mohamad)

Potret Taman untuk Allen Ginsberg Ia menebak dari warna kulit saya dan berkata, 'Tuan pasti dari dunia ke-3.' Lalu ia, dari dunia pe…

Puisi: Taman dalam Kaca (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Taman dalam Kaca Kutawar lagi pertengkaran, saat-saat menanam kebosanan menunggumu. hidup jadi terasa tawar, beribu-ribu warna senja. dan ba…

Puisi: Taman Tak Berbulan (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Taman Tak Berbulan bangun dari tidur bertahun jiwa adalah angin mengurai hening buluh angan di taman tak berbulan mimpi mawar mekar …

Puisi: Taman di Tengah Pulau Karang (Karya Taufiq Ismail)

Taman di Tengah Pulau Karang Di tengah Manhattan menjelang musim gugur Dalam kepungan rimba baja, pucuknya da…

Puisi: Taman (Karya Goenawan Mohamad)

Taman Pada gerbang batu dan taman tak berpagar kau menunggu, 5 menit, 7 menit, tinggal, gemetar mengisi teka-teki silang, sampai seseorang da…

Puisi: Bangku-Bangku Taman (Karya Abdul Hadi WM)

Bangku-Bangku Taman Bangku-bangku taman di bawah pohon-pohon rimbun, minta kita marilah datang sepasang-sepasang melihat, mungkin bekas perte…
© Sepenuhnya. All rights reserved.