Puisi: Remang-Remang (Karya W.S. Rendra) Remang-Remang Di jalan remang-remang ada bayangan remang-remang aku bimbang apa kabut apa orang. Di langit remang-remang ada satu mata kel…
Puisi: Telepon Genggam (Karya Joko Pinurbo) Telepon Genggam Di pesta pernikahan temannya ia berkenalan dengan perempuan yang kebetulan menghampirinya. …
Puisi: Calon Jenazah (Karya Joko Pinurbo) Calon Jenazah Dalam pidato pelepasan jenazah bapak tua yang awet muda itu berkata, "Para calon jenazah yang mulia, mari kita ikhlaska…
Produk Rumah Tangga yang Bisa Jadi Disinfektan untuk Bunuh Corona Hingga saat ini, salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19 paling efektif adalah dengan menggunakan disinfektan. Bahan aktif d…
Puisi: Kami Bukan Bangsa yang Pandir (Karya Bung Karno) Kami Bukan Bangsa yang Pandir Ada sebabnya aku mengadakan perlawatan ini aku ingin agar Indonesia dikenal orang Aku ingin memperlihatkan kepada dunia…
Puisi: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah (Karya Bung Karno) Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah Sekali lagi saya ulangi kalimat ini membuang hasil-hasil positif dari masa yang lampau hal itu tidak mungkin …
Puisi: Sejarahlah yang Akan Membersihkan Namaku (Karya Bung Karno) Sejarahlah yang Akan Membersihkan Namaku Dengan setiap rambut di tubuhku aku hanya memikirkan tanah airku Dan tidak ada gunanya bagiku melepaskan beb…
Puisi: Membangun Kebanggaan (Karya Bung Karno) Membangun Kebanggaan Manusia tidak hanya cukup untuk makan Sungguhpun gang-gang di Jakarta penuh lumpur dan jalanan masih kurang namun aku telah memb…
Puisi: Sang Nelayan (Karya Aspar Paturusi) Sang Nelayan malam dan siang menyobek waktu tercabutlah pula daun-daun tua sunyi mengunci daun jendela terdengar sedumu di ba…