Puisi: Klotokan dan Sahur (Karya Ahmad Yani AZ) Klotokan dan Sahur (Merindu Ramadhan) Tak pernah kutemukan bulan dari pecahan irama-irama malam selain gemerincingnya yang membangunkan titian lampau…
Puisi: Alpa (Karya Kasim Mansur) Alpa Kalau tiada angin mengusap Tiada pula awan menguak Segala ini perbenda-harian Pada mengental di hadapan. Inikah pantai berkabut lagi Tempat omba…
Puisi: Sepanjang Zaman (Karya Ahmad Yani AZ) Sepanjang Zaman (Obor Ramadhan) Sesaat lagi akan ada sinar menerangi segenap jiwa tak sekedar kerinduan dan kemarin nyaring suaranya terkunci waktu m…
Puisi: Rumah (Karya Amien Wangsitalaja) Rumah Kurasakan hangat dadamu hangat dada fatimah karena kisahku menyerupai bocah yang berlumuran darah melintasi gurun menyeberangi fi…
Puisi: Orangku (Karya Hasbi Burman) Puisi Orangku Ketika malam menutup Pulau Weh dan Pulau Rondo di kegelapan sang serdadu Belanda mendapat ilham bahwa pantai kerajaan Aceh kian …
Puisi: Nyanyian Dinihari (Karya Ajip Rosidi) Nyanyian Dinihari Pukul satu dinihari Jalan-jalan lengang, lampu-lampu bergoyang Beca-beca dikayuh sepi, nyanyi menunggu pagi Nyi Emeh tertawa nyarin…
Puisi: Tanpa Suara (Karya Acep Zamzam Noor) Tanpa Suara Menjelang sahur Seorang anak berdoa Tanpa suara. Sunyi melenting Ke langit subuh Tiba-tiba malaikat Meluncur tanpa sayap Ke bumi. Ia mend…
Puisi: Malam Ramadan (Karya Gunoto Saparie) Malam Ramadan malam pun terasa putih di bulan suci ramadan malaikat kecil mengepakkan sayapnya yang indah dan bersih malam pun terasa syahdu di bulan…
Puisi: Negeri Para Taklid Buta (Karya Herman RN) Negeri Para Taklid Buta Lihat! Harga BBM akan naik lagi Orang-orang diam Orang-orang memuja dalam diam Yang mengalir dianggap air Yang m…