Menghadapi Ekstremisme melalui Moderasi Beragama di Era Digital Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara manusia berkomunikasi, mengakses informasi, dan membangun identitas, termasuk dalam dimensi…
Bukti Nyata Moderasi dan Toleransi Antar Umat Beragama saat Idulfitri di Bali Pulau Bali selama ini dikenal sebagai destinasi wisata dunia dengan kekayaan budaya Hindu yang sangat kental. Namun di balik citra pariwisata dan spi…
Siapa Sangka, Sepotong Lupis Bisa Menyampaikan Pesan Toleransi dan Harmoni? Tahukah kamu sepotong lupis bisa menyampaikan pesan toleransi dam harmoni? Bagaimana caranya? Ya, hal itu sudah tidak asing lagi di kalangan masyarak…
Bentuk Ekspresi Seni Sukatani yang tidak Sesuai Ekspektasi Sebuah tragedi dari salah grup band asal Purbalingga, Jawa Tengah telah mengguncangkan berbagai respon yang kontroversi. Sukatani dengan menonjolkan …
Tradisi Prepegan Menjelang Lebaran Setiap daerah di Indonesia memiliki cara unik dalam menyambut Hari Raya Idulfitri. Salah satu tradisi khas yang masih lestari hingga kini adalah Prep…
Nyadran: Tradisi Kearifan Lokal dalam Menjaga Harmoni Sosial dan Spritual Tradisi Nyadran merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang tumbuh subur dalam masyarakat Jawa, khususnya dalam konteks keagamaan dan sosial. Ist…
Moderasi Beragama di Tengah Tren Digital dan Polarisasi Sosial Di era digital saat ini, arus informasi mengalir dengan sangat cepat melalui media sosial dan berbagai platform daring. Di satu sisi, hal ini membuka…
Menyegarkan Pembelajaran PAI di Sekolah: Solusi Kreatif untuk Mengatasi Metode Mengajar yang Monoton Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah sering kali menghadapi tantangan besar, terutama terkait metode mengajar yang masih cenderung mo…
Puisi: Hasrat (Karya Iswadi Pratama) Hasrat Engkau telah lunak, kawanku telah leleh sebelum rampung menggeledah palungku telah lempang lempungmu…