Postingan

Puisi: Manusia (Karya Aldian Aripin)

Manusia Alangkah majunya manusia Berpacu dengan waktu Berpacu dengan dirinya Alangkah sepinya puisi Berdenyut malam …

Puisi: Orang-Orang Kampung (Karya F. Aziz Manna)

Orang-Orang Kampung //1// kami tidur dengan impian terpotong, tubuh kami menggigil oleh bunyi sendiri dalam pelukan sprei yang lengket, …

Puisi: Traffic Light (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Traffic Light Yang berdiri di simpang jalan adalah aku nyala merah kuning hijau menurut waktu menghadang kuda-kuda besi yang melaju yang m…

Puisi: Tamasya (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Tamasya Tuan, sudikah kau kuajak bertamasya di sana ada sedebur ombak minta direnangi kan kutunjukkan padamu karang-karang dan ikan-ikan y…

Puisi: Perempuan (Karya Aldian Aripin)

Perempuan (1) Perempuan yang meninjau dari jendela hatinya terus bertanya Kemana perginya suami yang luka membawa pikiran kacau Rindu ana…

Puisi: Napas Kehidupan (Karya Aspar Paturusi)

Napas Kehidupan tak ada kata habis asa, sayang meski di luar amarah kian menerjang rasa tentram pun terasa melayang biarlah mereka kian t…

Puisi: Datanglah Kegelapan (Karya Karno Kartadibrata)

Datanglah Kegelapan Akhirnya hanya kau yang setia datang menghibur derita perjalanan panjang abad demi abad duduklah, kita cerita kalah dan kematian …

Puisi: Kangen (Karya Oka Rusmini)

Kangen teringat bapak Sekerat demi sekerat, lelaki itu melepas kulitku. Mengeluarkan isi kepalaku. Bintang gelap menancap di matanya. …

Puisi: Aku Menatapmu (Karya Darmanto Jatman)

Aku Menatapmu Aku menatapmu                 nembus Kemelut tanda tanya                 yang tiada terkira suramnya. Pada tiap langkahku Kubunuh tanya…
© Sepenuhnya. All rights reserved.