Puisi: Mengapa (Karya Slamet Sukirnanto) Mengapa Mengapa kita merasa kurang puas terhadap semua yang terjadi di hadapan kita, apa kita telah lupa dan terlena oleh buaian atau hanya t…
Puisi: Yang Terlepas (Karya A. Munandar) Yang Terlepas "Aku mencoba menyelamatkan rindu tapi tak sanggup melunasi penyesalan" Siang malam diperas keadaan lagi-lagi terpaksa menahan…
Puisi: Berguru kepada Hutan (Karya Aris Setiyanto) Berguru kepada Hutan manusia kembali ke pohon-pohon berguru kepada hutan agar kata-kata makin buas adanya. Temanggung, 5 Juli 2022 Analisis Puisi : P…
Puisi: Granit untuk Mushola (Karya Riyanto) Granit untuk Mushola Bulatkan niat Bulatkan tekad Gelorakan semangat Gelorakan jihad Untuk hamparkan percikan granit Dalam bingkai mozaik juhud Terir…
Puisi: Improvisasi dalam Hujan (Karya Soni Farid Maulana) Improvisasi dalam Hujan Pecahan air yang melenting dari atas genting Saat hujan turun bikin komposisi dingin bersambung Dingin dan angin bolak-balik …
Puisi: Naik-Naik (Karya Slamet Sukirnanto) Naik-Naik Naik Naik Naik angin tak ada lagi sepi bukan lagi seperti di bumi Menginjak Pipi Tuhan! Sang maha tidak adil! Sang maha tid…
Puisi: Ada Sebuah Negeri (Karya Saini KM) Ada Sebuah Negeri Ada Sebuah Negeri. Gunung dan lembah yang tersendiri karenanya kita mengeraskan hati, menyalakan api di kedua ma…
Puisi: Hanya Menyampaikan Amanah (Karya Riyanto) Hanya Menyampaikan Amanah Roda kehidupan terus berjalan Bak air yang mengalir penuh asa Namun tetap kita arahkan Sesuai daya dan upaya insan biasa Da…
Puisi: O, Suara Itu (Karya D. Zawawi Imron) O, Suara Itu ingin kudengar beritamu o, senyap! karena aku ditunggu gunung emas setelah rindu rimbun bertunas setelah duri-duri kuremas o, suara itu …