Postingan

Puisi: Engkau (Karya Syu’bah Asa)

Engkau di Binari aku menangis kukenang engkau di Sukabumi aku menangis kukenang engkau di kamar sedang isteriku tidur lena aku menangi…

Puisi: Apa yang Sesungguhnya Harus Kukatakan (Karya Darmanto Jatman)

Apa yang Sesungguhnya Harus Kukatakan Lewat jendela kamarku Aku menjengukmu "Adakah kau sehat-sehat saja Seperti waktu aku dulu meninggalkanmu?&…

Puisi: Bayangan Ngeri Negeri Tirani (Karya Yehezkiel)

Bayangan Ngeri Negeri Tirani Sela riah gembira dalam dunia penuh cahaya, Juga hamparan percik kembang api mempesona. Bayang hampa menjejak tapak dala…

Puisi: Tafakur Bunga Basah (Karya Agus Sanjaya)

Tafakur Bunga Basah bulan begitu dingin, kue apem adalah wajah ayah. bunga-bunga basah, kerinduan daun pada matahari. katanya orang-orang berpuasa, k…

Puisi: Mimpi sang Pujangga (Karya Rhey Fandra Yoga Simbolon)

Mimpi sang Pujangga Seorang Penyair bermimpi, Tempat di mana pertama kali hujan turun, Setelah kemarau menggempur bumi, Dan butiran air jatuh membasu…

Puisi: Adakah Suara Cemara (Karya Taufiq Ismail)

Adakah Suara Cemara ( buat Ati ) Adakah suara cemara Mendesing menderu padamu Adakah melintas sepintas …

Puisi: Kwatrin tentang Sebuah Poci (Karya Goenawan Mohamad)

Kwatrin tentang Sebuah Poci Pada keramik tanpa nama itu kulihat kembali wajahmu Mataku belum tolol, ternyata untuk sesuatu yang tak ada.…

Puisi: Nyanyian Kembang Lalang (Karya Hartojo Andangdjaja)

Nyanyian Kembang Lalang Putih di padang-padang putih kembang-kembang lalang putih rindu yang memanggil-manggil dalam dendang orang di danga…

Puisi: Seekor Ulat (Karya Sapardi Djoko Damono)

Seekor Ulat     Seekor ulat akhirnya mencapai sekuntum bunga lalu berhenti di sana. Ia telah memakan beberapa lembar daun muda di ranting itu, dan ki…
© Sepenuhnya. All rights reserved.