Puisi: Sungai Martapura (Karya YS Agus Suseno) Sungai Martapura Sungai apakah yang membilas tubuhmu sepanjang usia? Sungai hibuk di tengah kota kita sungai tua Martapura Klotok dan speed-boat mena…
Puisi: Menolak Sepi (Karya Ali Syamsudin Arsi) Menolak Sepi -kepada alm. m rifani djamhari, hamami adaby serta sri supeni (tepat tengah malam pada sebuah rumah di kamar sempit cahaya lampu dari ne…
Puisi: Pantun Laron (Karya Abdul Wachid B. S.) Pantun Laron Laron merubung cahaya Tenggelam mabuk nyala Aku bersenandung bara Mencium harum cinta Tak begitu jauh Jarak tak tertempu…
Puisi: Sebuah Ruang Bernama Keheningan (Karya YS Agus Suseno) Sebuah Ruang Bernama Keheningan Pada pepohonan merunduk terhimpun kisah tentang angin hujan panas dan unggas patah sayap di sisi hari Awan mendadak t…
Puisi: Seseorang Telah Berpulang (Karya Ali Syamsudin Arsi) Seseorang Telah Berpulang pesan ini tertutup oleh warna kertas sedikit buram lusuh dan berdebu dari seseorang tanpa nama tanpa alamat tanpa tanda tan…
Puisi: Mencari (Karya Abdul Wachid B. S.) Mencari hari-hari tanpa puisi serasa hati mati suri ketika hari kehilangan mata maka matahari menjadi buta kemanakah mata? Yogyakarta,…
Ketenangan di Balik Keindahan Gunung Sepikul yang Menawan Oleh Hanifah Nur Fadillah Tersembunyi di antara hijaunya perbukitan Jawa Tengah terdapat destinasi wisata memesona bernama Gunung Sepikul. Keindahan …
Gunung Bergerak Seperti Awan: Kok Bisa? Ini Buktinya Oleh Eno Agissa Elfariani Banyak orang mungkin mengira bahwa gunung yang tampak kokoh selalu berada di tempatnya. Namun, anggapan tersebut keliru. Fe…
Mengapa Arkeologi Tetap Relevan Hingga Kini? Oleh Anggita Rizki Cahya Putri Mungkin banyak dari kalian yang masih awam dengan Arkeologi dan bertanya, “ Apa sih Arkeologi itu? ” ada juga sebagian…