Postingan

Puisi: Syair Raja Hindustan Menyerang Barbari (Karya Raja Ali Haji)

Syair Raja Hindustan Menyerang Barbari Tersebutlah pula suatu perkataan Sultan Hindi yang berdukaan Senantiasa dengan percintaan Karena malu belum te…

Puisi: Gejolak Rasa (Karya Kang Thohir)

Gejolak Rasa Gejolak di dada setiap rasa Ada pada cinta yang menggema Merajut asa biar menggapai cita Biarkan prahara melanda Aku akan tetap setia Me…

Puisi: Memikat Sunyi (Karya Lalik Kongkar)

Memikat Sunyi Ketika kupintal dengan sunyi sulaman sajak Aku merajut benang kasih yang kau urai Sebab cintaku dikejar waktu Yang berpacu menjadi ngil…

Puisi: Jika Perantau Singgah di Lepau (Karya Abrar Yusra)

Jika Perantau Singgah di Lepau (1) Dan pagi sampai senja sampai malam rantau demi rantau kujelajahi. Kujelajahi rantau demi rantau         Lapar meng…

Puisi: Aku Memilih (Karya Korrie Layun Rampan)

Aku Memilih Aku memilih tanah Tapi ayahku berang Ia memberiku sungai, "Datangi sumbernya di udik sana, Yang mancur di antara akar dan batu-batu.…

Puisi: Cangkullah, Cangkullah (Karya Gunoto Saparie)

Cangkullah, Cangkullah cangkullah, cangkullah tanah merah tumpah darah ayunkanlah, ayunkanlah tanganmu, kekasihku, tak kenal lelah tanamlah, tanamlah…

Puisi: Haul Habib Ja'far bin Syeichon Assegaf (Karya Moh. Ghufron Cholid)

Haul Habib Ja'far bin Syeichon Assegaf Haulmu Pasuruan berguyur sholawat Kisah-kisahmu dalam bermahabbah Seni merindukan gelisah Padamu, segala b…

Puisi: Nuansa (Karya Rita Oetoro)

Nuansa sebab sebenarnya — pisau sang waktu — telah dalam terhunjam sebab sebenarnya — aku cinta padamu — aku cinta padamu sebab sebenarnya — kau dan …

Puisi: Solitaire (Karya Gunoto Saparie)

Solitaire sebuah suara, sebuah jam dan sebuah musim yang perlahan pergi mungkin hanya ilusi   ketika sendiri dan sunyi menciptakan banyak hal termasu…
© Sepenuhnya. All rights reserved.