Aceh masih belum baik-baik saja.

1969

Puisi: Hagerweg (Karya Djamalul Abidin Ass)

Hagerweg seorang serdadu kehilangan kaki datang dari cimahi namun tidak kehilangan hati untuk diamuk badai sepi angin salju tajam menikam terhuyung i…

Puisi: Kepada R.A. (Karya Darius Umari)

Kepada R.A. Pelabuhan sepi sekali Ketika kapal ini menjauh Terbayang musim gugur melintas : sepi sekali Satu demi satu anak tangga ungkai Dari kaki. …

Puisi: Kupang, di Sebuah Pantai (Karya Slamet Sukirnanto)

Kupang: Di Sebuah Pantai Berjajar pohon kelapa Pokok rumbia menguak kemarau yang terik Ngungun: meneyepi pantai Menunggu biduk tak kunjung…

Puisi: Mula Segala (Karya Bahrum Rangkuti)

Mula Segala Penyamaian cinta pertama meski bukan jadi Pelaku, hanya penjelmaannya, ialah ketika Bunda Melahirkan si Ucok ini di …

Puisi: Selamat Pagi (Karya Surachman R.M.)

Selamat Pagi Dan berpapasanlah daku dengan matahari begitu lolos dari taman cendawan ungu. Malampun bergegas betapa singkatnya tanpa be…

Puisi: Bayangan-Bayangan (Karya Hendro Siswanggono)

Bayangan-Bayangan Bayangan-bayangan lewat kaca Daun dan daun yang riuh pada dinding jatuh Senjapun jadi penuh Garis-garis warna yang menghilang Bayan…

Puisi: Engkau yang Melawat (Karya Budiman S. Hartoyo)

Engkau yang Melawat Versi Horison (Desember, 1969) Inilah yang dulu selalu kukatakan: kejemuan tak berketentuan dalam menunggu dan menunggu sementara…

Puisi: Perpisahan (Karya F. Rahardi)

Perpisahan (Di Stasiun Bis Ambarawa) kami berderet di stasiun bis kecil ini mengantar kepergian mereka : bayangan-bayangan itu yang tak pe…

Puisi: Senja di Bullay (Karya Djamalul Abidin Ass)

Senja di Bullay gunung rhein dan bulan merah bersalaman di tabir jingga dan kelam rhein seolah tidak mengalir semuanya menunggu takdir tiba-tiba gere…

Puisi: Adakah Ia Bernama (Karya Ikranagara)

Adakah Ia Bernama Mondar mandir selalu Bosan Di dalam taman firdaus itu-itu juga Siapa Adakah ia Bersama gelisah Setelah sekian kali Kerongkongannya …

Puisi: Pagi Seorang Penganggur (Karya Iman Budhi Santosa)

Puisi Pagi  Seorang Penganggur Tuhanku hari ini takada yang tercatat dalam buku tak ada ruang yang terbaik buat menunggu tak pernah lagi hari-hari ku…
© Sepenuhnya. All rights reserved.