1975

Puisi: Seekor Ulat dalam Buah Jambu (Karya Seno Gumira Ajidarma)

Seekor Ulat dalam Buah Jambu Aku terkejut melihat seekor ulat menggeliat dalam buah jambu ketika aku akan memakannya Aku term…

Puisi: Di Muka Cermin (Karya Seno Gumira Ajidarma)

Di Muka Cermin Kutemui sekarang, orang yang sering menggangguku dengan bisik-bisik. Yogya, 1975 Sumber…

Puisi: Engkau Lurus Aku Patah (Karya Rusli A. Malem)

Engkau Lurus Aku Patah engkau lurus aku patah siapa yang salah wah siapa yang lelah mahkotamu tenteram dalam ingin dalam sujudku gapai walau cintaku …

Puisi: Terompet (Karya F. Rahardi)

Terompet di gudang alat-alat musik terompet itu diam tapi pelan-pelan dikumpulkannya suara mula-mula dari mulut tentara makin lama makin banyak jumla…

Puisi: Malam Cumbu dan Semak-Semak (Karya Seno Gumira Ajidarma)

Malam Cumbu dan Semak-Semak tak banyak yang kuingat selain: malam             cumbu             semak-semak dan kau,                                 …

Puisi: Di Bukit (Karya Adri Darmadji Woko)

Di Bukit Aku ingin berlari perbukitan itu, merayap antara gerum- bul, menemukan dirimu mereguk air danau. Lamat-lamat pepohonan itu bergerak dan asap…

Puisi: Sebuah Surat Terbuka di Surat Kabar (Karya Syafrial Arifin)

Sebuah Surat Terbuka di Surat Kabar Dari sebuah teratak: Seorang kekasih menelantarkan pacarnya jadi sepi Seorang anak melupakan ibunya jadi jadi sep…

Puisi: Terlalu Banyak (Karya Wing Kardjo)

Terlalu Banyak (1) Tuhan kulihat aku jadi botak tentu bakal tua. Tidak bisa mengelak. Jika bahagia itu bakal tiba. Berikan padaku tanpa dosa. Kau pun…

Puisi: Silhouette (Karya Rita Oetoro)

Silhouette  (1) anno 1951 ketika usiaku delapan — paman hiap mengajarku naik sepeda dan menyusuri tepian kota desau daun-daun bambu pekik anak-anak d…

Puisi: Uh dan Hah (Karya F. Rahardi)

Uh dan Hah bolehkah aku berkata berkata uh kepadamu hah? lampu-lampu bernanah suara-suara remuk limauku hah liurku uh dapatkah a…

Puisi: Requiem (Karya Rita Oetoro)

Requiem dari tiada - kembali kepada ketiadaan dari ada - menjelma ke dalam keabadian bila akhir tiba relakan jasadku - bagi: ilmu kedokteran dan lemb…

Puisi: Anak (Karya Abdul Hadi WM)

Anak Anak ingin menangkap gelombang rambutnya memutih seketika Ia mengerti laut dalam tapi tak tahu di mana suaranya terpendam Ketika …

Puisi: Dalam Hujan Gerimis dan Sepi Seperti Ini (Karya Seno Gumira Ajidarma)

Dalam Hujan Gerimis dan Sepi Seperti Ini Ketika kau mengatakan bahwa dalam hujan gerimis dan sepi seperti ini, tak ada seorangpun yang akan menuduh m…

Puisi: Dalam Matamu (Karya N. A. Hadian)

Dalam Matamu Dalam matamu kubayangkan jembatan patah sebelum habis semua duka manusia Dalam matamu sebuah pulau sedang dibangun kukisahkan ini untukm…

Puisi: Apa Ya Sebabnya, Apa (Karya F. Rahardi)

Apa Ya Sebabnya, Apa apa ya sebabnya kata-kata itu kok penting dikumpulkan dan dibundel jadi kamus begitu aku bertanya pada yang ahli ti…
© Sepenuhnya. All rights reserved.