1975

Puisi: Doa (Karya Hamid Jabbar)

Doa (I) rasa tak berdaya juga yang terasa du aduh dia menikam dalam upaya ya rabbi kukuhkan padaku taqwa! 1975 D…

Puisi: Semakin Memberi Semakin Penuh (Karya Rahman Arge)

Semakin Memberi Semakin Penuh Kenangan kepada Ibu di masa susah Jepang Ketika kesengsaraan bagai semut hitam beriringan di malam kelam, memasuki gubu…

Puisi: Sawan (Karya Korrie Layun Rampan)

Sawan Aku terkurung dalam lautan gelagah yang terbakar Memburu tujuh matahari yang menyulut kota jadi puing dan debu Di mana-mana kebakaran, huma, hu…

Puisi: Kebun di Belakang Rumah (Karya Maman S. Tawie)

Kebun di Belakang Rumah Aku teringat lagi bidang tanah dan pagar bambu pohon-pohon buah: jambu, pisang, nangka dan kesturi semuanya diam menghadap na…

Puisi: Dongeng buat Si Kecil (Karya Adri Darmadji Woko)

Dongeng buat Si Kecil Seng yang keras memandang matahari yang terbit     dari timur: "Kamu selalu memanasi saya se-     habis malam-malam keding…

Puisi: Tukang Kebun (Karya Adri Darmadji Woko)

Tukang Kebun dengan gunting baja ia sibuk memotong rumput- rumputan di halaman rumahmu dan memberikannya pada kambing yang beriringan ke pembantaian.…

Puisi: Nun (Karya Rusli A. Malem)

Nun nun betapa jauh tapi 'Arasymu dekat menyintuh kubelai cumbu karena takutku sia sayang, kau hajab aku dalam nestapa 1975 Sumber:  Nun (1981) A…

Puisi: Senja Hari (Karya Rita Oetoro)

Senja Hari ranting-ranting yang-liu berdesir dalam cahaya keemasan yang hampir pudar dan hati pun runduk ke bumi — — ite missa est — 1975 Sumber: Dar…

Puisi: Panen (Karya Rita Oetoro)

Panen - masli dewi sri — dalam jubah keemasan terbaring di sini rezeki — dari jerih petani terhampar di sini 1975 Sumber: Dari Sebuah Album (1986) An…

Puisi: Potret (Karya Rita Oetoro)

Potret seorang pemikir ia — penuh gagasan murni, tegar dan bergelora anggun tetapi jujur — seperti sebuah buku yang terbuka ia adalah anak sungai yan…

Puisi: Malam Sepanjang Langkah (Karya Adri Darmadji Woko)

Malam Sepanjang Langkah Sudah jam berapa hari? Sepi juga di udara. Tak ada bunyi gagak. Tak ada bunyi merak . Tidak ada juga bunyi burung pekuburan. …

Puisi: Fajarlah (Karya Maman S. Tawie)

Fajarlah Fajarlah engkau o, matahari meski jam yang lamban menimpa kantukku yang berat Fajarlah engkau wahai matahari dalam kantukku yang berat Fajar…

Puisi: Reuni (Karya Rita Oetoro)

Reuni apakah yang telah kita kerjakan selama ini? menatap kembali potret-potret menguning — I was a dreamer and      still am — 1975 Sumber: Dari Seb…

Puisi: Sajak Kaca Cermin (Karya Adri Darmadji Woko)

S ajak Kaca Cermin Aku telah menyimpan seluruh usiamu. Apa pun yang telah kau perbuat. Aku tak berbasa-basi kalau kau pun tidak. Mengapa kaubisa meli…

Puisi: Narcissus (Karya Rita Oetoro)

Narcissus alangkah pesat waktu berlari, berpacu dan hidup jadi terasa singkat ketika aku ingin mengisinya padat-padat 1975 S umber:  Dari Sebuah Albu…
© Sepenuhnya. All rights reserved.