Puisi: Diam-Diam Kita pun Menyatu (Karya H.S. Djurtatap) Diam-Diam Kita pun Menyatu Dalam Keduaan diam-diam kita pun menyatu dalam keduaan ketika nafas kedewasaan menghangati setiap lekuk-lekuk tubuh engkau…
Puisi: Aku Rindu (Karya F. Rahardi) Aku Rindu itu sudah sejak dulu tapi karena yang kurindu jauh : jauh sekali maka dengan bermacam akal kuhibur diriku aku menyanyi kuh…
Puisi: Pemandangan (Karya Leon Agusta) Pemandangan Bila kau tak tahu berapa jarak sebuah bintang dari matamu aku pun juga tak tahu Tapi aku lebih tak tahu berapa jarak tindakan…
Puisi: Sajak Seonggok Jagung (Karya W.S. Rendra) Sajak Seonggok Jagung Seonggok jagung di kamar dan seorang pemuda yang kurang sekolahan. Memandang jagung itu, sang pemuda…
Puisi: Puncak di Waktu Malam (Karya Darman Moenir) Puncak di Waktu Malam Dan Ada Bintang-Bintang yang Sinar puncak di waktu malam dan ada bintang-bintang yang sinar pada kerah bajuku yang sendiri meny…
Puisi: Sesenja di Musim Hujan, Rawa-Rawa dan Potretku (Karya Bambang Sarwono) Sesenja di Musim Hujan, Rawa-Rawa dan Potretku bayangkan bila angin mengalir dan kabut menjadi selimut waktu itu kan kaudengar katak mengoceh di air-…
Puisi: Embun yang Turun (Karya Landung Simatupang) Embun yang Turun embun yang turun mengejangkan rambutmu malam ini sepi januari telah tiba aneh, seperti mega yang mengembang tanpa suara serasa menga…
Puisi: Anak Menangis (Karya Joss Sarhadi) Sajak Anak Menangis pagi hari anak- orang tua yang lelah ku menangis orang tua mabuk kerja …
Puisi: Di Pasir Mandi Buih Pelabuan Ratu (Karya Darman Moenir) Di Pasir Mandi Buih Pelabuan Ratu di pelabuhan ratu laut pun menderu ketika kerdip mata-Mu makin menyendu sayup-sayup aku dengar tidak ada sesuatu ap…
Puisi: Ibu Tua (Karya Maman S. Tawie) Ibu Tua Di sudut kota malam-malam bergetar seorang ibu tua memijat urat dan tulang rebah lunglai betapa remuk isi dada mendekam tajam Nyeri di tilam …
Puisi: Negeri Kabut (Karya Oei Sien Tjwan) Negeri Kabut negeriku jauh terbaring lelap di genggaman mimpi kanak-kanak ada cemara-cemara tersangkut di hatinya itulah musik kecil dengan lampu-lam…
Puisi: Doa Terakhir Seorang Musafir (Karya Hamid Jabbar) Doa Terakhir Seorang Musafir Amin. 1975 Sumber: Wajah Kita (1981) Analisis Puisi : Puisi "Doa Terakhir Seorang Musafir" kary…