Puisi: Sebatang Pohon yang Rindang (Karya Kurniawan Junaedhie) Sebatang Pohon yang Rindang ( Ulang tahun Ayah ke-85 tahun ) Bagiku ayah adalah sebatang pohon tua yang rindan…
Puisi: Kepada Ayah Bundaku (Karya Sides Sudyarto D. S.) Kepada Ayah Bundaku Ayah Bundaku, tunjukkanlah padaku Jalan lurus mencapai cita mulia Ayah Bundaku, bimbinglah daku Mengabdi padamu Ayah Bundaku, tet…
Puisi: Setiap Ayah (Karya Alex R. Nainggolan) Setiap Ayah di tubuh setiap ayah akan ada jalan pulang rumah yang bagai selimut dari kepala yang kusut telah kugali-gali ta…
Puisi: Anak dan Ayah (Karya Hasan Aspahani) Anak dan Ayah Ia terbangun tengah malam, mengambil air minum, dan terganggu oleh tangisan seorang anak yang terpisah dari ayahnya yang …
Puisi: Keluarga Puisi (Karya Joko Pinurbo) Keluarga Puisi Aku mendapat tugas mengarang dengan tema keluarga bahagia. Aku siap melaksanakan tugas. Semoga…
Puisi: Takdir Ayah (Karya Umi Hanin) Takdir Ayah Di pagi yang masih perawan Gagah langkahnya berlomba bersama fajar Menembus pekat Memburu embun pada dedaunan masih basah Seorang ayah be…
Puisi: Bapakku telah Pergi (Karya Mardi Luhung) Bapakku telah Pergi Bapakku telah pergi menemui pembakaran ruang suci tempat selesaian tapi ekor-ekor yang ditinggalnya membelit tu…
Puisi: Ayah (Karya Syamsu Indra Usman) Ayah Ayah berilah aku sekendi air dingin bila datang kemarau panjang dalam aku menggapai cita-cita yang kau ikat pada tonggak k…
Puisi: Tuhan dan Ayahku (Karya Nersalya Renata) Tuhan dan Ayahku satu tuhan tak pernah cukup bagi ayahku. ia selalu mencari tuhan-tuhan lain. tuhan yang bisa mengabulkan permohona…
Puisi: Pesan dari Ayah (Karya Joko Pinurbo) Pesan dari Ayah Datang menjelang petang, aku tercengang melihat Ayah sedang berduaan dengan telepon genggam …
Puisi: Bertamu ke Kuburan Ayah (Karya Beni Satryo) Bertamu ke Kuburan Ayah Aku bertamu ke kuburan ayah. Memohon doa restu. "Kemarin kemiskinan datang ke rumah," kataku. "Ia melamar ibu.…
Puisi: Rumah (Karya Nersalya Renata) Rumah ibu selalu menjadikan dirinya rumah bagi ayah rumah yang sekelilingnya dipagari rumah yang diubah-ubah ayah warna dinding…
Puisi: Ayahanda (Karya Bahrum Rangkuti) Ayahanda Pada hari-hari ini terasa ayah hadir lagi Kulihat engkau seperempat abad lalu dalam engah terakhir memetik janji dari Apul, agar Kab…
Puisi: Larut Malam Suara Sebuah Truk (Karya Taufiq Ismail) 1946: Larut Malam Suara Sebuah Truk Sebuah Lasykar truk Masuk kota Salatiga Mereka menyanyikan lagu 'Sudah Bebas Negeri Kita…