Puisi Bambang Widiatmoko

Puisi: Anak Bajoe (Karya Bambang Widiatmoko)

Anak Bajoe Di atas titian papan yang bergetar Kumasuki rumah tak berpintu tak berpagar Anak-anak Bajoe berlompatan di sela-sela tiang Menga…

Puisi: Pengantin Jagung (Karya Bambang Widiatmoko)

Pengantin Jagung Antara jagung bakar dan kematian Alangkah dekat pertautannya Asap wangi yang menyebar ke udara Kurasakan seperti bau tulan…

Puisi: Sa’i (Karya Bambang Widiatmoko)

Sa’i Jika ada jamaah Indonesia Menunaikan ibadah haji Ataupun Umrah Lantas melakukan Sa’i Napak tilas di zaman Nabi Berjalan kaki dari …

Puisi: Mengenang Hamzah Fansuri (Karya Bambang Widiatmoko)

Mengenang Hamzah Fansuri Seolah membaca jatidiri di tengah rasa sepi Mengenang penyair sufi Melayu Hamzah Fansuri Mencoba menangka…

Puisi: Lembah Harau (Karya Bambang Widiatmoko)

Lembah Harau Seperti tokoh dalam cerpen Iwan Simatupang Aku duduk di bangku panjang Tapi tak tahu siapa yang kutunggu datang B…

Puisi: Goa Leang-Leang (Karya Bambang Widiatmoko)

Goa Leang-Leang Langkah kaki membawaku ke sini Tertatih-tatih berjalan mendaki Merayap dari batu ke batu Memasuki goa dengan ras…

Puisi: Kota Tanpa Bunga (Karya Bambang Widiatmoko)

Kota Tanpa Bunga : Wan Anwar Ketemu kota tanpa bunga Apalagi kata-kata, telah dipatuk burung gereja Hanya deretan pohon asam t…

Puisi: Bendera (Karya Bambang Widiatmoko)

Bendera : Alm. Ari Setya Ardhi Mengapa kita begitu kecil Dan terpencil Dalam luasnya semesta Dan hanya berbekal kata-kata Setelah la…

Puisi: Pasar Gading (Karya Bambang Widiatmoko)

Pasar Gading Sehari-hari pasar kian terlantar Menampakkan sisa kejayaan yang pudar Pedagang ikan mengusir lalat-lalat nakal Mengeluh pada n…

Puisi: Bantimurung (Karya Bambang Widiatmoko)

Bantimurung Ada juga keajaiban semesta Dalam tatawarna seribu kupu-kupu Diterpa cahaya matahari senja Dan gemuruh air terjun Bantimurung …

Puisi: Danau Tahai (Karya Bambang Widiatmoko)

Danau Tahai Ada yang tak pernah berubah Air danau yang hitam Serupa bayangan matahari berpendar Di atas jembatan kayu yang panjang Terasa b…

Puisi: Nyaru Menteng (Karya Bambang Widiatmoko)

Nyaru Menteng Berjalan perlahan lewat titian papan Menembus kesenyapan hutan belantara Hanya orangutan yang bisa bercanda Menertawakan diri…

Puisi: Sungai Airmata Semesta (Karya Bambang Widiatmoko)

Sungai Airmata Semesta Di atas pelayaran perahu Kota seribu sungai Hanya ada gelombang mempersingkat siang Perahu lalulalang meninggalkan a…

Puisi: Parangkusumo (Karya Bambang Widiatmoko)

Parangkusumo Menguji kesetiaan, kepercayaan atau pelipur lara Asap membubung terbang bau kemenyan Adakah bisa membawa doa dan harapan Menemb…

Puisi: Dorolonda (Karya Bambang Widiatmoko)

Dorolonda Di tengah lautan luas tak bertepi Hanya ada harapan – di geladak kapal Dorolonda Waktu terasa amat panjang Sejauh mata memandang …
© Sepenuhnya. All rights reserved.