Puisi Esha Tegar Putra

Puisi: Tali Hujan (Karya Esha Tegar Putra)

Tali Hujan di hari yang paling pucuk, tali-tali hujan putus dan cuaca berupa diam yang paling rahasia manakala sajak menggulung jadi kep…

Puisi: Orang Ladang (Karya Esha Tegar Putra)

Orang Ladang tujuh petang menukak punggungnya, di bukit ingin mencakau alang-alang. niat tinggal kalimat tujuh petang gigih menikam, menyans…

Puisi: Penari Piring (Karya Esha Tegar Putra)

Penari Piring berulang kali diri membilang bunyi piring diketuk kulit damar saluang ditiup pula oleh para penghela dendang. di mana r…

Puisi: Marah pada Cinta (Karya Esha Tegar Putra)

Marah pada Cinta : m aan Mansyur sebilah pisau tempaan orang lembah harau kuberikan pada kalian lengkap dengan batu asahan …

Puisi: Tukang Puisi (Karya Esha Tegar Putra)

Tukang Puisi beberapa gelitik lagi kau akan sampai pada tempat yang bernama sakit sekian mantera, bakal tuah penebar fitnah ke daging, tel…

Puisi: Duri dalam Kopi (Karya Esha Tegar Putra)

Duri dalam Kopi masokhis . sebut aku duri dan kau akan menemukanku sebagai lelaki tanpa mata hati, lelaki di gulungan ombak lelaki yang bers…

Puisi: Yang Bersahutan dari Tanjung (Karya Esha Tegar Putra)

Yang Bersahutan dari Tanjung sepasang kekasih saling berebut maut di ujung tanjung sepasang kekasih saling menghela kalut dari ar…

Puisi: Gaung di Badan (Karya Esha Tegar Putra)

Gaung di Badan sekiranya suara itu tak menggaung dalam badanku suara yang himbau-menghimbau, menjagakan tidur bahkan membuat geletar di lamu…

Puisi: Di Sehelai Kain Tenun (Karya Esha Tegar Putra)

Di Sehelai Kain Tenun untuk Romo Amanche Franck Di sehelai kain tenun ia bersua kembali ombak pagi bertaut sajak seperti maut ber…

Puisi: Sehabis Hujan (Karya Esha Tegar Putra)

Sehabis Hujan : Dini RH Butarbutar capung pulang senja, langit luka di ujung laut tampaknya ombak memasang garis pada pantai lenguh itu …

Puisi: Cangkang (Karya Esha Tegar Putra)

Cangkang begitu desau biola lembab itu disapu habis bulan yang basah maka terlantar pohon-pohon untuk melebarkan daunnya di luar masih b…

Puisi: Selepas Bertemu (Karya Esha Tegar Putra)

Selepas Bertemu kau lepas lembah arau kau lepas lembah anai ingatanmu gumpal di lekuk tebing di landai pantai * kami lepas lambai kau in…
© Sepenuhnya. All rights reserved.