Puisi Esha Tegar Putra

Puisi: Hikayat Cinta yang Pendek (Karya Esha Tegar Putra)

Hikayat Cinta yang Pendek langit teduh di sekian teluh, hikayat melayang terbang terbujur melarung dari bibir selat ke ujung tanjung sungguh…

Puisi: Gaung di Badan (Karya Esha Tegar Putra)

Gaung di Badan sekiranya suara itu tak menggaung dalam badanku suara yang himbau-menghimbau, menjagakan tidur bahkan membuat geletar di lamu…

Puisi: Di Sehelai Kain Tenun (Karya Esha Tegar Putra)

Di Sehelai Kain Tenun untuk Romo Amanche Franck Di sehelai kain tenun ia bersua kembali ombak pagi bertaut sajak seperti maut ber…

Puisi: Sehabis Hujan (Karya Esha Tegar Putra)

Sehabis Hujan : Dini RH Butarbutar capung pulang senja, langit luka di ujung laut tampaknya ombak memasang garis pada pantai lenguh itu …

Puisi: Kasmaran Para Linguis (Karya Esha Tegar Putra)

Kasmaran Para Linguis Tiga pohon angsana tumbang sehabis hujan, cinta kita. Sepuntalan benang kusut sebelum disulam, cinta kita. Bar…

Puisi: Padang Kota Tercinta, di Padang Kita Bercinta (Karya Esha Tegar Putra)

Padang Kota Tercinta, di Padang Kita Bercinta - teringat sajak Leon Agusta & Rusli Marzuki Saria Sebuah malam absurd dengan sepasang gag…

Puisi: Cangkang (Karya Esha Tegar Putra)

Cangkang begitu desau biola lembab itu disapu habis bulan yang basah maka terlantar pohon-pohon untuk melebarkan daunnya di luar masih b…

Puisi: Tengah Malam (Karya Esha Tegar Putra)

Tengah Malam Tengah malam, jika ia berigau tentang aku maka putarkanlah lagu itu. Dan telah aku tinggalkan bengkelai kain agar bisa…

Puisi: Selepas Bertemu (Karya Esha Tegar Putra)

Selepas Bertemu kau lepas lembah arau kau lepas lembah anai ingatanmu gumpal di lekuk tebing di landai pantai * kami lepas lambai kau in…

Puisi: Yang Melepas Sayap Puisi (Karya Esha Tegar Putra)

Yang Melepas Sayap Puisi - iyut fitra entah kemana burung itu pergi melepas sayap saat ia merasa tubuhnya telah tua. jalur-jalur pela…

Puisi: Syeh Batu (Karya Esha Tegar Putra)

Syeh Batu Dari Langkat ke Suliki, dari Lahat hingga Senggigi ia kuak batu ke dalaman kubangan babi ia cukil batu sampai ke pangkal sungai ma…

Puisi: Di Mandi Angin (Karya Esha Tegar Putra)

Di Mandi Angin Kita mungkin sedang bergerak ke masa lalu seperti kota dengan suara diredam ini jam gadang menggantung dengan lonceng berhent…
© Sepenuhnya. All rights reserved.