Puisi Fahmi Wahid

Puisi: Riwayat Penanjak Bukit Hantanung (Karya Fahmi Wahid)

Riwayat Penanjak Bukit Hantanung Telah tercucur peluh dan simbah darah menjadi pertanda di prasasti batu dan menjelma legenda di jejakku embun membas…

Puisi: Ziarah Tanah Leluhur (Karya Fahmi Wahid)

Ziarah Tanah Leluhur Belajarlah menanam jejak sejarah pada tanah kubur moyangmu agar mewarisi kemahiran bapakmu memetik senar panting dan ritmis gera…

Puisi: Nyanyian Air Mata (Karya Fahmi Wahid)

Nyanyian Air Mata aku ingin mengatakan bahwa terlambat sudah daun-daun itu gugur sementara kau pergi mengantar mimpi aku berlari di antara hamparan k…

Puisi: Nyanyian Orang Ladang (Karya Fahmi Wahid)

Nyanyian Orang Ladang aku mendengar bunyi beburing pipit menyambut pagi menyebarkan embun pada pucukan daun dan basah batu-batu sungai di setiap gala…

Puisi: Suara Orang Pedalaman (Karya Fahmi Wahid)

Suara Orang Pedalaman "batang tajunjung, batang sasangga daunnya maharing langit, di langit bajunjung kaca turunan segenap leluhur di kukus many…

Puisi: Pisau Prasangka (Karya Fahmi Wahid)

Pisau Prasangka jangan tudingkan mata pisau pada sekuntum bunga sebelum kita membedah akarnya runcingnya pisau merontokkan kuntum dan menikam penatah…

Puisi: Catatan Sungai (Karya Fahmi Wahid)

Catatan Sungai Halimun yang gelisah menyembunyikan hakikat bayanganku malam diburu dingin ketika catatan masa lalu menjeritkan luka zaman yang parah …

Puisi: Hikayat Perahu (Karya Fahmi Wahid)

Hikayat Perahu Aku berdiri di punggung laut, karena aku anak perahu menatapi pendar-pendar buih dihempas ketegaran karang mengukirkan ketegaran pada …

Puisi: Meditasi Hujan (Karya Fahmi Wahid)

Meditasi Hujan bagai mengoyak kesunyian di kulit gamelan ketika kita mengulurkan isyarat dengan kepahitan sementara diriku terbengkalai dalam meditas…

Puisi: Menggenggam Cakrawala (Karya Fahmi Wahid)

Menggenggam Cakrawala Tapak kembali beranjak setelah berapa jejak tak lagi terhitung benak terus melangkah tanpa takhluk Di kekar punggungku penuh be…

Puisi: Senja di Ujung Bukit (Karya Fahmi Wahid)

Senja di Ujung Bukit Diam-diam daun berguguran pada petikan tangan angin dihembuskannya kerinduan kepada daratan pepohonan yang menyongsong mentari L…

Puisi: Teriakan Bumi (Karya Fahmi Wahid)

Teriakan Bumi Sekian ribu abad kau injak punggung bumi mendulangi hidup di rahim tanah Tapi mendengarkah setiap teriak parau dalam jantung bumi yang …
© Sepenuhnya. All rights reserved.