Puisi: Ibu (Karya Hartojo Andangdjaja) Ibu Adakah ia puri ataukah ia puisi Barangkali adalah ia puri dalam sebuah puisi punya taman-taman bermatahari indah seperti dalam mimpi Pangeran kec…
Puisi: Dalam Pesta (Karya Hartojo Andangdjaja) Dalam Pesta ... bayangan itu datang lagi menari-nari di irama nyanyi "maha menu" + " tanah bahagia " dan keramaian pesta malam ge…
Puisi: Ikut Pergi (Karya Hartojo Andangdjaja) Ikut Pergi Aku tinggal sendiri Kulihat ke kanan ke kiri Sepi. Sebab semua telah pergi Lari... Teman, aku akan ke mana lagi? Dan masihkah aku akan sem…
Puisi: Dalam Mencari (Karya Hartojo Andangdjaja) Dalam Mencari kepada Hani ... jauh mengilam-ilam ... mengilam-ilam pabrik tebu — di sana Colomadu! — di sini, kanan-kiri menguning padi menguning pad…
Puisi: Asli (Karya Hartojo Andangdjaja) Asli Kulihat peminta berjalan kembara Pekak-telinga Buta-mata Tongkat bambu di tangannya Meraba... Jika aku laksana peminta buta Dan pekak-telinga. T…
Puisi: Mencari (Karya Hartojo Andangdjaja) Mencari Ia lekas bangga Dibusungkannya dada Ditonjolkannya kepala Ia merasa Dirinya pandai sempurna dalam segala Hanya sampai inilah dunianya! Cih! I…
Puisi: Pagi Baru yang Menunggu Mekar (Karya Hartojo Andangdjaja) Pagi Baru yang Menunggu Mekar Jiwa-jiwa telah mengembang setelah bertahan dad terror-terror yang mengawang di atas Jakarta, dan di mana-mana dalam su…
Puisi: Pantun Memori (Karya Hartojo Andangdjaja) Pantun Memori Buat nisan ibunda Kembang kutabur dalam ziarah kembang cintaku salamku yang ramah Begitu kau berkubur dan kita pun…
Puisi: Malam Pesta (Karya Hartojo Andangdjaja) Malam Pesta Di luar riuh ramai Suara biola terdengar serindai Satu teman jenaka Lainnya tertawa Gadis dan pemuda Ah, malam pesta Alangkah gembira Dal…
Puisi: Aku (Karya Hartojo Andangdjaja) Aku Aku, hanyalah anak wayang Menurut saja dimainkan Dalang Di depan layar ditonton orang Tapi aku juga Dalang, Memainkan nafs…
Puisi: Sonet buat Ika (Karya Hartojo Andangdjaja) Sonet buat Ika Siapakah kau, mengikut daku dari bukit ke bukit tidakkah tahu, dari puncak ini tinggal nampak gugusan alit rumah yang dulu …
Puisi: Perarakan Jenazah (Karya Hartojo Andangdjaja) Perarakan Jenazah Kami mengiring jenazah hitam depan kami kereta mati bergerak pelan orang-orang tua berjalan menunduk diam dice…
Puisi: Perempuan-Perempuan Perkasa (Karya Hartojo Andangdjaja) Perempuan-Perempuan Perkasa Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta, dari manakah mereka Ke setasiun kereta mereka datan…
Puisi: Bukittinggi (Karya Hartojo Andangdjaja) Bukittinggi Jelita yang kurindu tampillah, di manakah wajahmu Aku yang setia datang padamu diburu jam malam tertidur di kamar …