Puisi Oka Rusmini

Puisi: Percintaan Pawang (Karya Oka Rusmini)

Percintaan Pawang percintaan kecil ini memerlukan silsilah peradaban setiap kata yang kaupinang memiliki rahasia kebesaran bumi mungkin menambah awak…

Puisi: Rumah Rahim (Karya Oka Rusmini)

Rumah Rahim dari darah aku terbentuk ari-ari yang membungkus tubuh menguliti rasa takut dinding-dinding itu menyembunyikan setiap daging…

Puisi: Bajang-Bajang (Karya Oka Rusmini)

Bajang-Bajang (1) Kau bisa memandang dengan matamu yang hitam? Lalu kautelanjangi satu demi satu rangkaian yang bertengger di Kuri Gede Kau …

Puisi: Warna Kita (Karya Oka Rusmini)

Warna Kita kau pernah saksikan langit menurunkan warna pohon meninggalkan getah daun-daun dijemput kematian tanah menyiapkan lada…

Puisi: Menjadi Ibu (Karya Oka Rusmini)

Menjadi Ibu aku meloncat-loncat. Melubangi tanah. Memisahkan air kubayangkan boneka-boneka kecil meloncat dari perutnya. "aku yang ja…

Puisi: Pulang ke Rahim Bumi (Karya Oka Rusmini)

Pulang ke Rahim Bumi aku tak mau tubuhku disentuh tanah yang lain kecuali warna tanahmu matahari tak mampu merobek keputusan ya…

Puisi: Ketika Perkawinan Harus Dimulai (Karya Oka Rusmini)

Ketika Perkawinan Harus Dimulai ketika perkawinan harus dimulai kata milikku kehilangan buminya tak ingin kuceritakan padamu juga bagi calon anak-ana…

Puisi: Dongeng dari Langit (Karya Oka Rusmini)

Dongeng dari Langit ketika kau lahir dari rahim tanpa jiwa aku melihat matahari menumpahkan seluruh cahayanya pada kelahiranmu kau menggel…

Puisi: Kekasih (Karya Oka Rusmini)

Kekasih kekayaanku adalah sajak menembus setiap sudut roh bumi ketika kukatakan ketelanjanganmu memahat kelahiran menyentuh bentuk bhata…
© Sepenuhnya. All rights reserved.