Puisi: Senja Berakhir di Teluk Dalam yang Gelap (Karya Hendro Siswanggono) Senja Berakhir di Teluk Dalam yang Gelap Senja berakhir di teluk dalam yang gelap depan beranda yang bersih dan benderang segelas susu yang beku dan …
Puisi: Ketika Gelap Jatuh (Karya Fitri Yani) Ketika Gelap Jatuh dari ranting pohon ia menyaksikan orang-orang bergegas ke sebuah rumah dan berdoa sementara di langit ada yang pu…
Puisi: Gelap Mencerahkan (Karya Ummi Sulis) Gelap Mencerahkan Bukan meraba Melainkan hanya perkiraan Asumsi Pengandaian berasal data Gelap mencerahkan Untuk sebuah keputusan berpihak Laksana ak…
Puisi: Gelap (Karya Joshua Igho) Puisi Gelap Puisi ini puisi gelap tentang cahaya yang kurampas dari matahari tentang pekat malam penuh misteri sunyi sepanjang waktu j…
Puisi: Terbang dalam Gelap (Karya Abrar Yusra) Terbang dalam Gelap Selain tiket pesawat aku tak punya kepastian apa-apa Selain merk pesawat aku tak tahu apa-apa Terbang malam Hidupku di tangan tak…
Puisi: Dalam Masa Gelap Anakku (Karya Mawie Ananta Jonie) Dalam Masa Gelap Anakku Dalam masa gelap anakku apa yang bisa kita kerjakan, aku berharap kalau jejak langkah y…
Puisi: Sajak-Sajak dalam Gelap (Karya P. Sengodjo) Sajak-Sajak dalam Gelap Ketentuan Dan lihatlah, gaya kandung yang kecil tumbuh berurai dan saling beramai dengan percobaan yang tidak berhasil dalam …
Puisi: Arsip Kegelapan (Karya Afrizal Malna) Arsip Kegelapan Dia meninggalkan kakinya di luar untuk berjalan ke dalam: ginjal, empedu, jantung, sebuah rua…
Puisi: Mengapa Kita Suka Menghirup Kegelapan (Karya Akhmad Taufiq) Mengapa Kita Suka Menghirup Kegelapan Mengapa kita suka menghirup kegelapan kalau cahaya ingin merasuki sukma Mengapa juga kita suka membu…
Puisi: Percakapan Gelap (Karya Dorothea Rosa Herliany) Percakapan Gelap Kuterima sayup-sayup isyarat ruang dari bayangan tak bergerak, kesunyian yang terkurung rohani. kuterima jendela yang tak t…
Puisi: Serenada Merah Padam (Karya W.S. Rendra) Serenada Merah Padam Sekawan kucing berpasang-pasangan mengeong di kegelapan. Sekawan kucing mengeong dengan bising mengeong dengan pa…
Puisi: Bintang di Tengah Gelap (Karya Rustam Effendi) Bintang di Tengah Gelap Béta melihat bintang, sungguhpun bintang disungkup gelap. Banyak bukan terbilang, tetapi satu yang béta lihat. Ini 'kan j…
Puisi: Gelapnya Kehilangan (Karya Faizul Mufid) Gelapnya Kehilangan Di bawah rembulan redup yang menggelayut, Bayangan gelap menyelimuti kisah kita. Wanita yang kucintai, kini menyepi ke alam gelap…
Puisi: Datanglah Kegelapan (Karya Karno Kartadibrata) Datanglah Kegelapan Akhirnya hanya kau yang setia datang menghibur derita perjalanan panjang abad demi abad duduklah, kita cerita kalah dan kematian …