Puisi Tentang Malam

Puisi: Yang Bertanya Dalam Malam (Karya Abdul Wachid B. S.)

Yang Bertanya Dalam Malam berkali lagikah mesti kujeritkan namamu agar memancar wajahmu dari hadapan dan o,…

Puisi: Serenada Merjan (Karya W.S. Rendra)

Serenada Merjan Angkatlah pandang matamu ke swarga loka, ke sejuta lilin alit yang gemetar. Semerbak bau kesturi dan endapan …

Puisi: Blues untuk Bonnie (Karya W.S. Rendra)

Blues untuk Bonnie Kota Bostron lusuh dan layu kerna angin santer, udara jelek, dan malam larut yang celaka. Di dalam café itu …

Puisi: Tiba-Tiba Malam Pun Risik (Karya Sapardi Djoko Damono)

Tiba-Tiba Malam Pun Risik Tiba-tiba malam pun risik beribu Bisik Tiba-tiba engkau pun lengkap menerima satu…

Puisi: Hanya (Karya Sapardi Djoko Damono)

Hanya Hanya suara burung yang kaudengar dan tak pernah kaulihat burung itu tapi tahu burung itu ada di sana. Hanya desir angin…

Puisi: Lagu Malam (Karya W.S. Rendra)

Lagu Malam Burung malam lepas dua-dua membendung anak kali dari langit. Jatuhlah merjan-merjan mimpi. Digetarkan bulu-bulu tubuhn…

Puisi: Malam Panjang (Karya Djamil Suherman)

Malam Panjang Masukilah malam ini hingga terbenam ke dasarnya jeritkan tangis penghabisan hingga tak lagi bergema di timur fajar menurun dan bulan sa…

Puisi: Malam Putih (Karya Motinggo Boesje)

Malam Putih ada terasa bebas setelah segala menjadi abu ada terasa sakit setelah hati dibelah sembilu ada terpancang bulan menjadi cerah: bintang jad…

Puisi: Orang-Orang yang Sendiri (Karya Avianti Armand)

Orang-Orang yang Sendiri Kali ini dia mengenakan hutan dan menyematkan sungai di saku celana. Kali lain dia mengumpulkan hujan dan …

Puisi: Doa Malam (Karya Joko Pinurbo)

Doa Malam Tuhan yang merdu terimalah kicau burung dalam kepalaku. 2012 Sumber:  Baju Bulan (2013) Analisis Puisi : Puisi "Doa Mala…

Puisi: Sungai (Karya Joko Pinurbo)

Sungai Ibu membekaliku sebuah sungai yang jernih dan berkecipak-kecipak airnya. Sungai itu ditanam di telapak tanganku, mimpi Ibu…

Puisi: Rumah yang Terbuka (Karya Acep Zamzam Noor)

Rumah yang Terbuka Jarum penglihatanku memasuki seluruh pori-pori Dalam tubuhmu. Keindahan yang kugali sering menjelma api Yang menyalakan s…

Puisi: Kolam (Karya D. Zawawi Imron)

Kolam Kutunjukkan padamu sebuah kolam hai, jangan tergesa engkau menyelam! Di situ sedang mekar setangkai kata…

Puisi: Malam (Karya Bakdi Soemanto)

Malam Malam dengan perlahan-lahan tanpa seorang pun tahu merembes ke dalam hati; hati dengan perlahan-lahan tanpa seorang pu…
© Sepenuhnya. All rights reserved.