Puisi: Malam Suradal (Karya Joko Pinurbo) Malam Suradal Sebelum ia berangkat bersama becaknya, istrinya berpesan, "Jangan lupa beli minyak tanah. Aku harus membakar batukmu yang…
Puisi: Nyanyi Malam Sepi (Karya Yunus Mukri Adi) Nyanyi Malam Sepi bagi: Paul Harris tak ada bulan. Malam pekat Tak ada tanda-tanda. Hanya asap sigaret Dan kudengar sayap-sayap kelelawar Mengusik po…
Puisi: Malam (Karya Avianti Armand) Malam – untuk Ibu Seperti ini aku akan mengingat malam: Ayahku terbang setelah gelap dengan deru besi seperti derap dan ia belum akan…
Puisi: Hari-Hari Penanggungan (Karya Djamil Suherman) Hari-Hari Penanggungan Bayang-bayang yang berpaut cahaya senja Tiarap atas bumi dan meratap Matahari sebentar kehilangan merahnya Sekiranya bumi ini …
Puisi: Getah Malam (Karya Dodong Djiwapradja) Getah Malam ( 1) Kuhisapi udara malam sebab ia bagian dari kehidupan Lampu-lampu pijar jalan panjang kesibukan orang dan kendaraan …
Puisi: Sajak tentang Citra Sebuah Kota (Karya Diah Hadaning) Sajak tentang Citra Sebuah Kota gemerincing genta pahimu, kota tak lagi menambatkan sukma pada masa-masa tanpa nama selain cerita tentang buda…
Puisi: Mencintai Malam (Karya Isbedy Stiawan ZS) Mencintai Malam ada yang tak terucap: pesona lalu kuburu setiap pasir-pasir yang bergerak oleh ombak merekam tiap denyut ada ge…
Puisi: Malam Minggu (Karya Beno Siang Pamungkas) Malam Minggu Bulat bundar bulan tumben tidak hujan tiba-tiba risau karena tersadar setelah sekian lama ternyata aku tak merasa be…
Puisi: Qasidah Larut Malam (Karya Tjahjono Widarmanto) Qasidah Larut Malam (1) wirid ini tak juga selesai-selesai sedang malam kian berlari menuju batas gigil menorehkan sunyi melata di segenap ur…
Puisi: Gugur (Karya W.S. Rendra) Gugur Ia merangkak di atas bumi yang dicintainya. Tiada kuasa lagi menegak. Telah ia lepaskan dengan gemilang pelor terakhir dari bediln…
Puisi: Gamang (Karya Mustiar AR) Gamang Malam semakin rapuh Mendekap hayal Aku. Jln. Pocut Baren, 2018 Analisis Puisi: Puisi "Gamang" karya Mustiar AR merupakan …
Puisi: Pelarian Malam (Karya Ulfatin Ch.) Pelarian Malam Malam terus menanjak rasa kantuk yang kutahan menjadi pelana dalam pelarian Tak ada sungai atau danau pembasuh muka semua sumur terasa…
Puisi: Sebuah Radio, Kumatikan (Karya Dorothea Rosa Herliany) Sebuah Radio, Kumatikan fragmen ke 22 Ada yang mengirim untukmu seuntai cinta: duka yang manis menyelinap lewat lubang kunci jendela, atau desis yan…
Puisi: Hampir Malam di Bukit Balam (Karya Diah Hadaning) Hampir Malam di Bukit Balam Suara murai saat mentari jingga zikir angin lembah saat bunga mekar merah langit semakin kelam me…