Puisi tentang Bandara

Puisi: Taman Anggrek di Lobi Bandara (Karya Rina Arlianti)

Taman Anggrek di Lobi Bandara Taman anggrek adalah tempat persinggahan sementara Untuk melarutkan duka nestapa Orang berlalu lalang tanpa henti, tiad…

Puisi: Di Sudut Bandara (Karya Alex R. Nainggolan)

Di Sudut Bandara di sudut bandara, senyummu rekah kelak pesawat akan memutir turbin dan aku kembali padamu setelah pemberangkatan…

Puisi: Di Bandara Halim Perdana Kusuma, Suatu Siang (Karya Gunoto Saparie)

Di Bandara Halim Perdana Kusuma, Suatu Siang masih adakah yang akan kaukatakan sebelum aku lapor masuk ke dalam dan menggendong tas ransel hit…

Puisi: Senja di Bandara Soekarno-Hatta (Karya Gunoto Saparie)

Senja di Bandara Soekarno-Hatta di luar jendela pesawat terbang senja sebentar lagi hilang ada seberkas cahaya jingga ada yang tertinggal en…

Puisi: Bandara Internasional Changi (Karya Pulo Lasman Simanjuntak)

Bandara Internasional Changi lihatlah toko-toko siang ini sudah berdandan mau tunggu apa lagi mahluk dungu? jasad makin usang sepanjang landasan perm…

Puisi: Fadillah Jualan Tas Plastik di Bandara King Abdul Aziz (Karya L.K. Ara)

Fadillah Jualan Tas Plastik di Bandara King Abdul Aziz Fadillah baru l8 tahun usianya datang dari Chad di Afrika mengadu nasib ke Saudia Arab…

Puisi: Di Bandara Doha (Karya Melki Deni)

Di Bandara Doha Di ruang tunggu bandara Doha, tidak ada lagi suku, ras atau agama, kecuali manusia yang berbahasa, dan cinta yang bergelora. Bahasa a…

Puisi: Beranda Bandara dan Kibaran Bendera (Karya Dimas Arika Mihardja)

Beranda Bandara dan Kibaran Bendera Bandara, beranda tak sekadar kata. pada dinding kaca kita membaca arah ke angkasa. Di beranda bandara…

Puisi: Di Bandara (Karya Lazuardi Adi Sage)

Catatan Di Bandara jauh sekali negerimu di lepas landas jumboku menembus bulan senja-senja di Bandara perpisahan rubuhkan airmata kutampung jadi kola…
© Sepenuhnya. All rights reserved.