1987

Puisi: Orang-Orang Pendulang (Karya Ahmad Fahrawi)

Orang-Orang Pendulang Dipukau kilau batu berangkatlah orang-orang pendulang Nun ke galau pedalaman ke pendulangan yang memendam rahasia batu Berangka…

Puisi: Kampuchea, Sungai Malam (Karya Abrar Yusra)

Kampuchea: Sungai Malam         Tusuk letusan berasap amis mayat-mayat mengigau mengigau-igau menyusupi daging-daging panas sedihku! Kutuk perang mem…

Puisi: Misa (Karya Rita Oetoro)

Misa di ujung kembara — kuketuk pintu rumahmu aku lapar — kau beri aku makan aku dahaga — kau beri aku minum hanya — dalam diam dan percaya, diriku k…

Puisi: Alamak (Karya Sri Hartati)

Alamak Mereka yang kini tidak dicampak karena sudah camkan di otak bila tak mau jadi lantak turuti saja semua kehendak patahkan hasrat b…

Puisi: Noblesse Oblige (Karya Rita Oetoro)

Noblesse Oblige menara-menara gading serta atap kristal yang menaungi kita selama ini ternyata semu, sebelum kita hitung – jejak-jejak langkah di ter…

Puisi: Samadi (Karya Rita Oetoro)

Samadi segala nestapa dan duri-duri dalam hati yang tidak kita mengerti mengapa ada di sini — mengapa harus terjadi? bahwa manusia tidak berkuasa unt…

Puisi: Nuansa (Karya Rita Oetoro)

Nuansa sebab sebenarnya — pisau sang waktu — telah dalam terhunjam sebab sebenarnya — aku cinta padamu — aku cinta padamu sebab sebenarnya — kau dan …

Puisi: Kota yang Bersiul (Karya Ariffin Noor Hasby)

Kota yang Bersiul kota yang bersiul di malam hari itu mengingatkanku pada rimba kenangan tanah leluhur yang memikul gemuruh peradaban bayang-bayang r…

Puisi: Pepohonan Kediaman (Karya YS Agus Suseno)

Pepohonan Kediaman Di ketinggian antena itu bulan pecah pohon-pohon berdarah Manusia membusuk oleh cuaca buruk yang meninggalkan jejak di tanah. Sepe…

Puisi: Aku Baca Lembaran-Lembaran Koran (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Aku Baca Lembaran-Lembaran Koran (Satu Amsal) aku baca lembaran-lembaran koran. dan pada setiap kolom kusimak dunia yang terluka oleh …

Puisi: Lepaskan Burung-Burung (Karya Abrar Yusra)

Lepaskan Burung-Burung         Kata-kata, hangatnya burung hidup di genggaman, lepaskan, lepaskan burung hidup di genggaman tanganmu:         Lepaska…

Puisi: Legenda Jembatan Jahanam (Karya Iman Budhi Santosa)

Legenda Jembatan Jahanam Ada pesta di kolong jembatan itu. Kendang rebana, suara-suara maya muncul dari karat pilar tuanya. Rumpun bambu, batu-batu m…

Puisi: Banjarmasih (Karya Hijaz Yamani)

Banjarmasih - kepada Pendiri Kota ingin rasanya aku kau bangkit dari bumi abad ini wahai putra yang pernah terbuang dijemput Masih pengharapan pertam…
© Sepenuhnya. All rights reserved.