1991

Puisi: Penyanyi yang Pulang Dinihari (Karya Joko Pinurbo)

Penyanyi yang Pulang Dinihari Ia melewati jalan yang sudah bosan menghitung langkahnya. Rambutnya menyimpan kunang-kunang. Matanya ingin m…

Puisi: Pada Suatu Hari (Karya Agus R. Sarjono)

Pada Suatu Hari Maukah kau dengar kisahku, bisik Buldoser sambil mengisap pipa  pada hamparan sawah dan pematangan. Tidak!  Jawab sawah sam…

Puisi: Kutemukan Selarik Puisi (Karya Wilson Nadeak)

Kutemukan Selarik Puisi kutemukan selarik puisi yang dulu tenggelam di lubuk hati menyayat-nyayat luka pedih dendam yang terpendam sesaat dengki sepo…

Puisi: Lingkungan Kita Si Mulut Besar (Karya Wiji Thukul)

Lingkungan Kita Si Mulut Besar lingkungan kita si mulut besar dihuni lintah-lintah yang kenyang menghisap darah keringat tetangga da…

Puisi: Catatan Harian Anak Perang (Karya Diah Hadaning)

Catatan Harian Anak Perang Ada yang mengalir di sungai musim harapan-harapan anak perang Ada yang melantun …

Puisi: Malioboro Malam Hari (Karya Iman Budhi Santosa)

Malioboro Malam Hari Gambar-gambar itu demikian sabar. Menunggu kita melamar, mendaftarkan potret diri ke dalam album orang-orang yang sepaham dengan…

Puisi: Balada Nelayan Pantai Srandil (Karya Diah Hadaning)

Balada Nelayan Pantai Srandil Laut pantai Srandil mengirim ombak-ombaknya mengirim harapan berkepanjangan mengirim ikan-ikan mengirim seny…

Puisi: Tanah Air Mata (Karya Sutardji Calzoum Bachri)

Tanah Air Mata tanah air mata tanah tumpah dukaku mata air airmata kami airmata tanah air kami di sinilah kami berdiri menyanyikan airmata kami di ba…

Puisi: Ekstase Kota (Karya Ariffin Noor Hasby)

Ekstase Kota menerjemahkan mabuk kota dalam igauan manusia huruf-huruf jiwa menyala di belantara jalan jejak-jejak suara menirukan gerak fikiran bara…

Puisi: Kesaksian (Karya Ariffin Noor Hasby)

Kesaksian kesaksianku atas kota ini adalah kesaksian yang berpuluh tahun menyimpan luka kemiskinan. Berat dan ringan impian selalu jadi pertimbangan …

Puisi: Sumur Jiwa (Karya Ariffin Noor Hasby)

Sumur Jiwa kuturuni sumur jiwaku sedalam-dalam keyakinan. Kucari makna kedalamannya di kebeningan sinar nurani yang memancarkan rahasia suara. O, per…

Puisi: Perarakan Burung (Karya YS Agus Suseno)

Perarakan Burung Di balik kaki langit jauh Burung-burung bakal berlabuh Tempat di mana kehidupan dan airmata Tiada Sebelum burung-burung pulang Sebel…

Puisi: Di Bawah Langit Beku (Karya YS Agus Suseno)

Di Bawah Langit Beku Di hutan akan selalu ada Burung-burung terlambat, pulang dalam senja. Hidup yang berat, adakah hidup manusia. Di bawah langit be…
© Sepenuhnya. All rights reserved.