1992

Puisi: Lirik Air Mata (Karya Ahmad Syubbanuddin Alwy)

Lirik Air Mata Dalam lorong-lorong gelap itu kini aku pengembara gemuruh kesunyian dan bentangan air mata seribu masjid menyeduh jiwaku yang merana d…

Puisi: Lagu Purnama (Karya M. Nurgani Asyik)

Lagu Purnama Beberapa purnama sudah dalam sepuluh tahun ini ketika malam jatuh di mata jalanan kembali senyap, membiarkan hari lewat Ribu…

Puisi: Lanskap Pantai (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Lanskap Pantai di seberang ombak dalam batinmu : langit-langit dan camar bersatu. nelayan-nelayan di atas sampan dan ikan-ikan di matanya. pada panta…

Puisi: Komposisi (Karya Arahmaiani)

Komposisi Tadi malam Mentari musim semi Menyusup ke dalam mimpi Menyinari kamarku Gelap berdebu Sinar merayapi Kelokan-kelokan ren…

Puisi: Suluk Komputer (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Suluk Komputer setelah hari-hariku habis dalam disket apa yang kaudapatkan pada layar komputer kecuali isyarat, setitik cahaya tuhan memanggil berjut…

Puisi: Keudah (Karya Hasbi Burman)

Keudah Remang lampu kota menyibak selendang senja Ketika semilir mengayuh kenangan lama Ada yang tak terucap ketika mencium wangi malam Ti…

Puisi: Sungai dan Muara (Karya Acep Zamzam Noor)

Sungai dan Muara Kesepian telah meyakinkan kita Bahwa setiap sudut bumi menyimpan sisi gelap Yang berbeda. Dari getar tanganmu aku dapat mer…

Puisi: Kematian Kecil (Karya Acep Zamzam Noor)

Kematian Kecil Lekuk tubuhmu sedikit lebih indah Dari lukisan-lukisan Cucchi atau patung-patung Attardi. Ta…

Puisi: Hujan, Jalak, dan Daun Jambu (Karya Sapardi Djoko Damono)

Hujan, Jalak, dan Daun Jambu Hujan turun semalaman. Paginya jalak berkicau dan daun jambu bersemi; mereka tidak mengenal gurindam …

Puisi: Sembahyang Rumputan (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Sembahyang Rumputan Walau kaubungkam suara azan walau kaugusur rumah-rumah Tuhan aku rumputan takkan berhen…

Puisi: Rindu (Karya Medy Loekito)

Rindu Apalah arti sebuah mimpi ketika lelap terserak pada malam-malam tanpa suara kucari hadirmu lepas fajar hingga petang tersendat terge…

Puisi: Misa Sepanjang Hari (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Misa Sepanjang Hari Setelah letih merentang perjalanan, kita sampai di perempatan sejarah. menghitung masa si…

Puisi: Di Seberang Halaman (Karya Upita Agustine)

Di Seberang Halaman Dari halaman ini Kubaca Kebencian dan dendam Yang meluluh lantak panggung sejarah Langit dan tanah merah …
© Sepenuhnya. All rights reserved.