2021

Puisi: Dalam Kamar (Karya Gunoto Saparie)

Dalam Kamar dalam gelap kamarmu di malam jahanam itu dua titik nyala matamu membakarku, menghanguskanku apakah benar kau menyayangiku? apakah benar a…

Puisi: Lagu Sedih (Karya Gunoto Saparie)

Lagu Sedih lagu sedih itu kau putar lagi untuk kesekian kali berulang-ulang tiap hari apakah kenangan bisa kembali? lagu sedih itu terbawa mimpi dala…

Puisi: Engkau pun Menunggu (Karya Gunoto Saparie)

Engkau pun Menunggu engkau pun menunggu di ujung malam sebelum kereta api sampai di stasiun sebelum lagu sedih makin terdengar rawan sebelum lampu-la…

Puisi: Auman-Mu (Karya Melki Deni)

Auman-Mu Sion terdengar sampai kini, seketika langit dan bumi berguncang-guncang, seketika dunia berlari begitu gesit. Sementara jutaan orang masih m…

Puisi: Dongeng Nenek Sebelum Tidur (Karya Gunoto Saparie)

Dongeng Nenek Sebelum Tidur dongeng nenek sebelum tidur di masa-masa kanakku kini makin mengabur karena bahasa dan jarak waktu namun aku ingat nama s…

Puisi: Ponsel Pintar (Karya Melki Deni)

Ponsel Pintar Ponsel, yang dijual mahal di toko-toko, Yang dibawa ke mana-mana, Yang menggenggam dunia, sejarah, jarak, garis dan kita Tak bosan-bosa…

Puisi: Pesona Alam Hijau (Karya Faozan Tri Nugroho)

Pesona Alam Hijau Terperosok pada hamparan hijau Menggantung pada nuansa manja ilalang Tunggu! Akan kuhirup perlahan aroma rumput ini Sebab, kutahu i…

Puisi: Termaktub (Karya Rizqiyatul Hidayah)

Termaktub Bangunan kokoh menjulang tinggi Berjajar, berbaris rapi Derap langkah yang sia-sia Namun dibaliknya ada ma'na berharga Karena setiap ya…

Puisi: Gerilyawan (Karya Gunoto Saparie)

Gerilyawan dalam kegelapan malam mereka pun tiarap, lalu merangkak mereka bergegas menembus kelam terus maju, "merdeka atau menjadi budak!"…

Puisi: Empat Catatan Mama (Karya Dhery Ane)

Empat Catatan Mama : mengenang tenggelamnya Nanggala 402 /1/ mama menyanyikan mazmur di ruang kesunyian altar ketika kepergian anaknya adalah perjala…
© Sepenuhnya. All rights reserved.