Puisi: Bisik Cemara (Karya Gunoto Saparie) Bisik Cemara bisik cemara di tengah gerimis entah kepada siapa ditujukan menggigil reranting karena angin di manakah sepotong bulan pias bisik cemara…
Puisi: Paradoks Kota (Karya Melki Deni) Paradoks Kota Waktu masih kanak-kanak kita bermain patgulipat di antara bunga-bunga dan kolong dapur; sebelum alat-alat berat melebarkan jalan-jalan;…
Puisi: Rindu Dendam (Karya Gunoto Saparie) Rindu Dendam di padang ilalang sunyi menggenang rindu dendam meradang namun bisu kalbu mengejang Kendal, 2021 Analisis Puisi: Puisi "Rindu Denda…
Puisi: Sungai di Tepi Jalan Raya (Karya Gunoto Saparie) Sungai di Tepi Jalan Raya ada kisah mengalir pada sungai di tepi jalan raya riang bocah-bocah bermain air gadis-gadis dengan dada terbuka ada angin b…
Puisi: Batu (Karya Gunoto Saparie) Batu pada batu kutemukan silsilah mungkin dongeng antah-berantah pada tonggak kutemukan aksara namun ternyata tak bisa lagi kueja pada batu kutemukan…
Puisi: Potongan Perjalanan, di Perlintasan Kereta (Karya Faris Al Faisal) Potongan Perjalanan, di Perlintasan Kereta Kami akan tetap menunggu — melihat potongan perjalanan, di perlintasan kereta. Lokomotif dan gerbong-gerb…
Puisi: Telepon (Karya Gunoto Saparie) Telepon dering telepon tengah malam adalah kejutan: rohku gemetar siapakah yang ingin berkabar "halo, di sini nietzche" lalu telepon pun te…
Puisi: Wayang Golek Tanah Priangan (Karya Irawan Sandhya Wiraatmaja) Wayang Golek Tanah Priangan dan adegan pun dimulai. Cerita telah ditulis dalam kitab cahaya membuka. Kaupun bergerak, tangan pelahan memainkan suluk …
Puisi: Jam Dinding (Karya Gunoto Saparie) Jam Dinding tik-tok jam dinding di dalam kamar mungkin bagaikan detak jantungku yang menimbulkan debar dan denyar mendadak aku ingat bom itu jarum-ja…
Puisi: Selamat Siang, Semarang (Karya Gunoto Saparie) Selamat Siang, Semarang selamat siang, semarang di atas: matahari begitu garang serasa membakar ubun-ubun ingin aku segera pulang ke haribaan aku ter…
Puisi: Pada Tiap Tikungan (Karya Gunoto Saparie) Pada Tiap Tikungan pada tiap tikungan jalan menuju ke rumahmu aku menandai dengan sketsa dan grafiti namun di manakah tanda-tanda itu kini? aku abai …