Laylatuz Zahra Ramadhani

Solo Bagian Lo Ghue: Di Mana Slamet Riyadi Jadi Kota di Dalam Kota

Oleh Laylatuz Zahra Ramadhani Solo itu kecil, tapi punya fenomena sosial yang rasanya lebih cocok muncul di kota-kota besar, kota bayangan yang hanya…

Respons Tercepat Negara yang Pernah Saya Rasakan Datang dari Damkar

Oleh Laylatuz Zahra Ramadhani Ada momen dalam hidup sebagai warga negara biasa ketika rasa aman itu tidak datang dari pidato, baliho, atau jargon pel…

6 Kebiasaan Aneh Gen Z yang Diam-Diam Bikin Hidup Lebih Ringan

Oleh Laylatuz Zahra Ramadhani Kelihatannya absurd, tapi justru bikin hidup lebih waras. Gen Z hidup di tengah tekanan yang datang dari segala arah, t…

4 Prinsip Hidup yang Bisa Mengubah Cara Pandangmu terhadap Dunia

Oleh Laylatuz Zahra Ramadhani Di tengah kehidupan yang bergerak cepat dan penuh tuntutan, kita sering merasa seperti sedang berlari tanpa tahu di man…

Bundengan Wonosobo: Dari Tudung Petani Menjadi Warisan Musik Tradisi

Oleh Laylatuz Zahra Ramadhani Di Wonosobo, budaya tidak selalu lahir dari istana atau ruang pertunjukan. Ada kalanya ia tumbuh dari sawah, dari dingi…

Mie Ongklok & Tempe Kemul: Dua Ikon Rasa yang Menghidupkan Wonosobo

Oleh Laylatuz Zahra Ramadhani Di Wonosobo, ada dua kuliner yang tidak sekadar hadir sebagai makanan, tetapi juga sebagai bagian dari identitas kota. …

Padel: Olahraga Raket Modern yang Semakin Diminati Masyarakat Perkotaan

Oleh Laylatuz Zahra Ramadhani Padel menjadi salah satu olahraga yang pertumbuhannya paling cepat di kota-kota besar Indonesia. Karakter permainannya …
© Sepenuhnya. All rights reserved.