Puisi: Jebakan Kata Hampa (Karya Amanda Amalia Putri) Jebakan Kata Hampa di atas jam 10 malam, semua kesalahan, penyesalan menumpuk menjadi satu halaman terlalu liar berimajinasi sampai menciptakan skena…
Puisi: Jam Malam untuk Pengkhayal (Karya Amanda Amalia Putri) Jam Malam untuk Pengkhayal pergi sebagai manusia, pulang sebagai beban mengakui kengerian atas ketidaktahuan yang baru saja lewat di jam malam mengur…
Puisi: Penghuni Liar (Karya Amanda Amalia Putri) Penghuni Liar menjajakan aroma terapi dari pintu ke pintu sebagian rumah telah dijajah penghuni liar benar-benar memanjakan rasa kecanduan emosional …
Puisi: Gelombang Kenistaan (Karya Amanda Amalia Putri) Gelombang Kenistaan terombang-ambing dihempas gelombang kenistaan menyalakan pantulan peluru yang berkembang baik di bawah batu nisan menguliti dindi…
Puisi: Mesin Waktu (Karya Amanda Amalia Putri) Mesin Waktu Mengulas kembali cerita yang belum tuntas Waktu menjadi lambat Melangkah mundur perlahan-lahan Mendadak diam dan tidak merespons dengan …
Puisi: Reinkarnasi (Karya Amanda Amalia Putri) Reinkarnasi Terlelap hingga tak sadar diri Terlahir kembali Dengan bentuk, rupa yang berbeda Sebuah cermin besar berada di hadapanku Wajah yang kumil…
Puisi: Tanpa Sisa Rasa Sesal (Karya Amanda Amalia Putri) Tanpa Sisa Rasa Sesal Aku hanya ingin membagi rasa bahagia ini denganmu bukan dengan cara menyakiti Mati-matian aku mencintaimu Belum sempat sembuh s…
Puisi: Membakar Jiwa yang Merana (Karya Amanda Amalia Putri) Membakar Jiwa yang Merana Tangan terasa gatal ingin menggaruk mulut-mulut yang gemar mengincar mangsa Menjilat-jilat arang sekam Menggenggam bara api…
Puisi: Temaram (Karya Amanda Amalia Putri) Temaram Diri ini menjadi lemah hanya dengan satu kenangan yang menyerupai lagu pengantar tidur Ingin menghapus kata galau namun hati ini tidak pandai…
Puisi: Drama Merayu Kemurkaan (Karya Amanda Amalia Putri) Drama Merayu Kemurkaan Jangan sampai membangunkan singa yang sedang tertidur pulas Perempuan buruk akan menghancurkan semua kepemilikanmu Menjaga sia…
Puisi: Akumulasi Daya (Karya Amanda Amalia Putri) Akumulasi Daya Pertemuan antar daging menghantarkan sentimen yang merajalela Keringat membuktikan aksi nyata Panas menyengat ubun-ubun kepala Ketukan…
Puisi: Kegilaan di Malam Hari (Karya Amanda Amalia Putri) Kegilaan di Malam Hari Kita seperti bunga yang bermekaran di waktu malam Kita seperti magnet yang saling tarik-menarik Mendekat, ujung hingga ujung k…
Puisi: Aliran Hitam Memasang Peringatan (Karya Amanda Amalia Putri) Aliran Hitam Memasang Peringatan Sel darah putih membekukan sumsum tulang Bambu runcing menusuk sepasang bola mata yang berkedip-kedip Tabung gas dip…
Puisi: Skeptis (Karya Amanda Amalia Putri) Skeptis Untuk bicara saja sudah takut, menggigil hebat bak diterpa angin segar Tepi bibir terkoyak digairahkan oleh kebuasan liar Menggigit jari adal…