Puisi Renungan

Puisi: Metafisik (Karya Aldian Aripin)

Metafisik Dunia di luar dunia Gelombang arwah Tak terjemba Luput dari mata. Dunia di luar dunia Khidmat dan mulia …

Puisi: Aku pun Termangu (Karya Fridolin Ukur)

Aku pun Termangu Menyimak ingatan hari-hari berlalu adalah kesyanduan lembut ramah menghembuskan bebauan dupa wangi dari yang…

Puisi: Menyesal (Karya Ali Hasjmy)

Menyesal Pagiku hilang sudah melayang, Hari mudaku sudah pergi Kini petang datang membayang Batang usiaku sudah tinggi Aku la…

Puisi: Gelagat (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Gelagat Lirik lagu boleh islami Tapi bagaimana dengan yang nyanyi? Dan bagaimana dengan penonton yang lagi mabuk di bawah panggung itu? An…

Puisi: Menyesal (Karya A. Munandar)

Menyesal Kita menghancurkan hanya untuk mengatakan kita menyesal. Kita menghilangkan hanya untuk mengatakan kit…

Puisi: Generasi Bangsa (Karya A. Munandar)

Generasi Bangsa Hanya kakek kumis putih itu yang rindu kabar ekonomi negara, anaknya browsing berita artis, cucunya pecinta film Korea. Hanya …

Puisi: Prosesi (Karya Leon Agusta)

Prosesi Bagaimana berakhirnya senyap? Orang-orang tak lagi saling memandang Berkata-kata tapi tak saling mendengar Merayap …

Puisi: Ibu (Karya Mustofa Bisri)

Ibu Kaulah gua teduh tempatku bertapa bersamamu Sekian lama Kaulah kawah dari mana aku meluncur dengan perkasa Kaulah bumi yang te…

Puisi: Sajak Seonggok Jagung (Karya W.S. Rendra)

Sajak Seonggok Jagung Seonggok jagung di kamar dan seorang pemuda yang kurang sekolahan. Memandang jagung itu, sang pemuda…

Puisi: Ibu (Karya Chairil Anwar)

Ibu Pernah aku ditegur Katanya untuk kebaikan Pernah aku dimarah Katanya membaiki kelemahan Pernah aku diminta membantu Katanya…

Puisi: Jam Dinding (Karya Gunoto Saparie)

Jam Dinding tik-tok jam dinding di dalam kamar mungkin bagaikan detak jantungku yang menimbulkan debar dan denyar mendadak aku ingat bom itu jarum-ja…

Puisi: Pemain Kambing Hitam (Karya Remy Sylado)

Pemain Kambing Hitam Kepulauan Seribu tidak lagi 1000 6 hilang pada 1994 kata menteri dan lebih banyak pada…

Puisi: Ajal (Karya Sulaiman Juned)

Ajal Tiada lagi yang tersisa dalam denyut nadi sekalipun semua terpahat di dinding kemuning senja. Ban…

Puisi: Peninggalan (Karya Remy Sylado)

Peninggalan Kita berdiri di satu bumi dengan serba peninggalan Puntung rokok di antara ludah, kondom bekas Tusuk gigi, kaleng bir, celana rom…
© Sepenuhnya. All rights reserved.