Aceh masih belum baik-baik saja.

Puisi Selamat Tinggal

Puisi: Selamat Jalan (Karya Mahdi Idris)

Selamat Jalan Kulambai tangan menyapamu terakhir saat hujan reda air tergenang sebatas lutut; lumpur menempel pada dinding kamar. …

Puisi: Selamat Tinggal Manusia Budak Indonesia (Karya Hamid Jabbar)

Selamat Tinggal Manusia Budak Indonesia Akulah Indonesia yang kalian puja-puja dalam lagu. Akulah Indonesia yang kalian injak-injak…

Puisi: Selamat Tinggal (Karya Aspar Paturusi)

Selamat Tinggal tahun-tahun berlalu kenangan masa lalu berulang datang tahun-tahun berlalu kubur rasa kesal juga sesal tahun-tahun berlalu tak ada pi…

Puisi: Selamat Tinggal (Karya A. Muttaqin)

Selamat Tinggal Kuletakkan kepalaku sejajar dua dengkulmu Kau mengangkangi wajahku seperti penyanyi dangdut aku menyesap semua …

Puisi: Selamat Tinggal Suster Anton (Karya F. Rahardi)

Selamat Tinggal Suster Anton tapi itu tak kuucapkan; aku hanya diam dan tanganku pun tak sempat kulambaikan ketika dia turun dari delman d…

Puisi: Selamat Tinggal (Karya Ali Hasjmy)

Selamat Tinggal Ayah-bunda, teman-sahabat Kampung halaman, tepian mandi Serta gelanggang tempat bermain Su…

Puisi: Selamat Tinggal, Periangan (Karya Asmara Hadi)

Selamat Tinggal, Periangan Taman sari, tanah Periangan Sekarang ini berpisah kita Kereta api hampir berjala…

Puisi: Selamat Tinggal (Karya Aslan Abidin)

Selamat Tinggal setelah botol bir, gelas, dan hati kosong, sepi kembali mengintai. usai sudah kita urai luka-luka, sesakit demi sesakit. telah pula k…

Puisi: Selamat Tinggal (Karya Sri Hartati)

Selamat Tinggal Kami harus pergi jauh jauh sekali dari semua kenang dan puja juga bahana dari setiap derap yang sekian lama nadai deny…

Puisi: Selamat Tinggal Cinta (Karya Hasbi Burman)

Selamat Tinggal Cinta Teluk semakin tertutup buat kapal-kapal termangu tanpa ada yang membelai kecuali ombak laut dan baris-baris kenangan ya…

Puisi: Selamat Tinggal Langit (Karya F. Aziz Manna)

Selamat Tinggal Langit selamat tinggal langit. hujan dan matahari tak bisa lagi mengelabui. angin pun tak menjangkau dan melimbungkan. …

Puisi: Selamat Tinggal (Karya Chairil Anwar)

Selamat Tinggal Aku berkaca Bukan buat ke pesta Ini muka penuh luka Siapa punya? Kudengar seru-menderu — dalam hatiku? — Apa hanya…

Puisi: Keberangkatan (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Keberangkatan Sebab waktu pun tambah tua, dan  Kalender di dinding tinggal ke lantai Aku harus berangkat. Seandainya ada Yang harus kuucap…
© Sepenuhnya. All rights reserved.