Puisi: Gracias A La Vida (Karya Mochtar Pabottingi) Gracias A La Vida Camarku, camarku Kaukah yang menggurat luka Pada bianglala Kaukah yang merenggut bait-bait Dari musim. Menyebarkan sembilu Di udara…
Puisi: Jika Rumput Itu Kita Dengar (Karya Dorothea Rosa Herliany) Jika Rumput Itu Kita Dengar jika rumput-rumput itu kita dengar, ia akan mengaduh karena perangkap musim. tapi, lihatlah! sekuntum bunga di padang ama…
Puisi: Sajak Rumah Terbakar (Karya Upita Agustine) Sajak Rumah Terbakar Dalam kobaran Kelam kelambu sutera Pecah kaca mainan Jenawi hilang hulu Dan gong terbang Sesayup bunyi …
Puisi: Doa (Karya Rita Oetoro) Doa Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia mengatakan kepadanya: 'Jadilah'…
Puisi: Apa yang Berharga dari Puisiku (Karya Wiji Thukul) Apa yang Berharga dari Puisiku Apa yang berharga dari puisiku Kalau adikku tak berangkat sekolah karena belum membayar SPP Apa ya…
Puisi: Doa Seekor Katak Kala Bulan Agustus (Karya Diah Hadaning) Doa Seekor Katak Kala Bulan Agustus Tuhan, Ruh segala makna kemerdekaan jangan hujankan langit sementara a…
Puisi: Tigris (Karya Goenawan Mohamad) Tigris Sungai demam Karang lekang Pasir pecah pelan-pelan. Gurun mengerang: Babilon! Defile berjalan. Lalu Tuhan member…
Puisi: Peringatan (Karya Wiji Thukul) Peringatan jika rakyat pergi ketika penguasa pidato kita harus hati-hati barangkali mereka putus asa. kalau rakyat sem…
Puisi: Perjalanan Jauh (Karya Hijaz Yamani) Perjalanan Jauh Telah kulakukan perjalanan, amat jauh mengorbit lewat kasyaf. Panorama dahsyat di mana-mana. Begitu semesta noktah-noktah memancar da…
Puisi: Sungai Pasig (Karya Acep Zamzam Noor) Sungai Pasig ( Buat Flerida Ann M. Puzon ) Dalam kobaran musim panas Sungai pun cokelat Oleh khianat. Pera…
Puisi: Suara-Suara (Karya Mochtar Pabottingi) Suara-Suara Selalu dari rahim malam engkau bangkit mengusik aku Hai suara-suara Jadi duka belantara Jadi lengking gerapai Lalu aku pun bersimpuh di p…
Puisi: Pesan Seekor Induk Burung kepada Anaknya (Karya Diah Hadaning) Pesan Seekor Induk Burung kepada Anaknya Kemerdekaan yang tumbuh di sayapmu Adalah jantung kehidupan Terbangl…
Puisi: Menunggu (Karya Acep Zamzam Noor) Menunggu Buat Inne Ratu Shabarini Semalam kausapa bintang-bintang Ketika angin riuh dan musim mengaduh Tapi paginya masih kaubaca sisa topan Ujung bu…
Puisi: Akar Tua di Museum (Karya L.K. Ara) Akar Tua di Museum Akar tua rapuh dan terpotong Disimpan dalam kotak kaca Di sebuah museum tua Tiba-tiba akar tua itu bergetar Seperti …
Puisi: Nyanyian Negeri Jajahan (Karya Hamid Jabbar) Nyanyian Negeri Jajahan gunung mati berkabut mati bertapa tuan berlupa diri bukit mati berlembah mati dipenggal tuan …