Puisi: Sepanjang Roxas Boulevard (Karya Acep Zamzam Noor) Sepanjang Roxas Boulevard Aku terseret pendaran cahaya lampu Setelah bergelas-gelas anggur yang menawarkan sunyi Kureguk langsung dari mulut…
Puisi: Di Gerbang Kampus Itu (Karya L.K. Ara) Di Gerbang Kampus Itu Seorang setengah baya Entah dari mana datangnya Tiba-tiba berdiri Di gerbang kampus itu Ia tengadah ke langit Lalu menjerit Sua…
Puisi: Sebuah Ziarah, ke Kubur Sendiri (Karya Taufiq Ismail) Sebuah Ziarah, ke Kubur Sendiri (1) (Dengan sepenuh hormat dan cinta pada ibunda dan ayahanda yang tak jemu ta…
Puisi: Pulanglah Nang (Karya Wiji Thukul) Pulanglah Nang pulanglah nang jangan dolanan sama si kuncung si kuncung memang nakal nanti bajumu kotor lagi disirami air selokan pulanglah nang nant…
Puisi: Kunjungan Ibunda (Karya Eka Budianta) Kunjungan Ibunda Aku berjalan bersama Maria Menyusuri pagi, menyusuri malam Melewati gang di kampung-kampung Menempuh jalan-jalan raya Aku berlayar b…
Puisi: Satu Kata Lawan (Karya Wiji Thukul) Satu Kata Lawan Jika rakyat pergi ketika penguasa pidato kita harus hati-hati barangkali mereka putus asa Kalau rakyat …
Puisi: Dari Jendela Hyatt Regency, Manila (Karya Acep Zamzam Noor) Dari Jendela Hyatt Regency, Manila (1) Segala resah telah kupintal jadi lagu Dan kubuka jendela lebar-lebar Untuk pagi. Dari sisa kantuk aku membuat …
Puisi: Di Ruang Tunggu Changi (Karya Acep Zamzam Noor) Di Ruang Tunggu Changi ( Buat Lala Z. Hamid ) Waktu adalah cahaya yang gemanya panjang Memukul-mukul lantai …
Puisi: Whisper in the Night (Karya Dorothea Rosa Herliany) Whisper in the Night -Ophellia Ophellia menjerit. suaranya menghitamkan warna kolam. ikan-ikan tak lagi menari di puncak gelombang. tak lagi ke sunga…
Puisi: Nyanyian Alam (Karya Rini Intama) Nyanyian Alam (: Baduy) Harmonika alam yang mengalun Menyanyikan lagu kehidupan Manusia saling mengajari dan mencintai Gunung, lembah, s…
Puisi: Nikah Bulan (Karya Dorothea Rosa Herliany) Nikah Bulan kutemukan untukmu, bulan yang runtuh dalam kolam. kutemukan memeluk ranjang --wajah yang terlipat, dan terpatah pendar air di permukaan. …
Puisi: Ahim, Pengangkut Sampah (Karya Saini KM) Ahim, Pengangkut Sampah "Selamat pagi, Pak. Ngantor?" demikan sapanya pagi itu, saat kemarau menggugurkan daun-daun mahoni "Sel…