Puisi: Masihkah Kau Ingat? (Karya A. Munandar) Masihkah Kau Ingat? Yang tak pernah jemu Yang selalu menagih pilu Ai, ada yang ingin kutanyakan padamu: Masihkah kau ingat …
Puisi: Perihal Patah Hati (Karya A. Munandar) Perihal Patah Hati Untuk apa mengungkit Kenangan-kenangan pahit? Karena semakin dijahit Semakin terasa sakit. Bukankah leb…
Puisi: Jangan Berhenti Dicinta! (Karya Jang Sukmanbrata) Jangan Berhenti Dicinta! Jangan berhenti dicinta! Kalian saudaraku satu keturunan utusan Tuhan jangan kau ributkan perbedaan agama, cara beribadah, i…
Puisi: Horison (Karya Gunoto Saparie) Horison horison sayup di kejauhan hanya sepanjang garis alit pertemuan laut dan langit batas antara kenyataan dan impian horison tak pernah teraba o…
Puisi: Di Tepi Kanal (Karya Ratna Ayu Budhiarti) Di Tepi Kanal Di kota ini, harapan-harapan dikayuh, berpakansi dengan gondola, menelusuri jejak masa lalu Nyanyian gondolier sekejap dihikmati Sebent…
Puisi: Kunang-Kunang (Karya Gunoto Saparie) Kunang- K unang ada ribuan kunang-kunang di kegelapan di tepi sungai, di rerimbunan pohon bambu ditingkah sua…
Puisi: Pada Kuil (Karya Theoresia Rumthe) Pada Kuil kuil, kau dan aku kini memasuki pelatarannya. dingin merambat mengecup bibir, daun-daun kering berlari ditiup semilir. hampir malam, bulan …
Puisi: Mekar Bunga Tidur (Karya Theoresia Rumthe) Mekar Bunga Tidur berbagai pertanyaan menganga menjadi perayaan perihal pulang atau pergi membentuk sebuah perjalanan pada tapak-tapak langkah menuju…
Puisi: Sembunyi Barangkali (Karya Theoresia Rumthe) Sembunyi Barangkali sembunyi, barangkali abadi. ke dalam gua-gua paling keriput; sembunyi berdendang pada nada dan lirik; sembunyi di dalam hitam put…
Puisi: Perempuan Nelayan Kampung Yepem (Karya Nia Samsihono) Perempuan Nelayan Kampung Yepem Adalah perempuan sekuat karang Ia membelah hari menuju lautan Diarunginya tepian samudra biru Saat mentari sembunyi d…
Puisi: Seribu Kunang-Kunang (Karya Gunoto Saparie) Seribu Kunang-Kunang di bentangan persawahan sepi udara pun mendingin di malam hari ada seribu kunang-kunang ada seribu kerdip nyala bintang lalu ad…
Puisi: Jalan Lempang (Karya Gunoto Saparie) Jalan Lempang jalan ini lempang saja tidak belok kanan dan kiri namun entah menuju ke mana aku tak pernah bisa mengerti jalan ini lurus saja, sayang …