Puisi Asep S. Sambodja

Puisi: Pencari dan Pembuat Tuhan (Karya Asep S. Sambodja)

Pencari dan Pembuat Tuhan ibrahim dibesarkan di goa ia hidup bersama alam ia melihat bintang, bulan matahari, dan langit dan ia bertanya siapa yang m…

Puisi: Bencong-Bencong Kota Saduum (Karya Asep S. Sambodja)

Bencong-Bencong Kota Saduum laki-laki mencintai laki-laki perempuan mencintai perempuan luth tak habis pikir, ini zaman edan! luth mencoba pakai logi…

Puisi: Seperti Laba-Laba (Karya Asep S. Sambodja)

Seperti Laba-Laba seperti laba-laba yang membuat rumah begitulah orang-orang yang menyekutukan allah dan sungguh rumah yang paling lemah adalah rumah…

Puisi: Harta Karun (Karya Asep S. Sambodja)

Harta Karun karun yang bergelimang harta adalah sepupu nabi musa tapi ia terlalu aniaya pada diri sendiri allah memberinya harta berlimpah yang terku…

Puisi: Senja di Hati (Karya Asep S. Sambodja)

Senja di Hati beginilah rasanya memasuki usia senja sebentar-sebentar melihat jam seperti ada yang dinanti seperti ada yang menjemput beginilah rasan…

Puisi: Kehidupan (Karya Asep S. Sambodja)

Kehidupan angin berderai membawa sebutir debu jatuh di bawah pohon talas di kebun pak tani dia berucap terima kasih, Tuhan setetes air bening berguli…

Puisi: Syair Lebah (Karya Asep S. Sambodja)

Syair Lebah dan allah memberi wahyu pada lebah untuk membuat sarang di bukit-bukit di pohon-pohon dan di tempat-tempat yang dibikin manusia dan merek…

Puisi: Senja di Citayam (Karya Asep S. Sambodja)

Senja di Citayam perjalanan semakin terasa jauh saat tubuh kian rapuh apa sebaiknya menunggu? tidak, tidak, menunggu adalah pekerjaan paling tolol ya…

Puisi: Dzulkifli yang Ramah (Karya Asep S. Sambodja)

Dzulkifli yang Ramah buah jatuh tak jauh dari pohonnya sikap anak terkadang mencerminkan sikap ayah dan ibunya demikianlah dzulkifli menjadi orang ya…
© Sepenuhnya. All rights reserved.