Puisi: Budha dalam Stupa (Karya Husni Djamaluddin) Budha dalam Stupa kuintip kau dalam stupa kuraba lenganmu yang luka Budha kita alangkah beda kau alangkah tenteram dalam stupa alangkah mantap dalam …
Puisi: Pada Malam Senyap Ketika Kau Tidur Lelap (Karya Husni Djamaluddin) Pada Malam Senyap Ketika Kau Tidur Lelap Setelah kau lenyap Ke dalam tidur yang lelap Kamar pun disergap Ke dalam malam yang senyap Adakah kau itu Ma…
Puisi: Aku, Kau dan Waktu (Karya Husni Djamaluddin) Aku, Kau dan Waktu Kalau waktu bergerak karena jam berdetak di manakah kau kalau jam berdetak karena waktu bergerak di manakah aku kau dan aku terjeb…
Puisi: Pemberontakan di Bumi (Karya Husni Djamaluddin) Pemberontakan di Bumi bila seorang pemberontak ditangkap hidup-hidup ia pun menebak sebuah teka-teki dihukum mati atau penjara seumur hidup bila seor…
Puisi: Kalau Aku Berdiam Diri (Karya Husni Djamaluddin) Kalau Aku Berdiam Diri kalau aku berdiam diri dalam kesendirian yang paling sendiri jangan seru aku jadi badai yang menderu jangan undang aku jadi ge…
Puisi: Tentang Pahlawan dan Kemerdekaan (Karya Husni Djamaluddin) Seorang Anak Muda Masa Kini Menulis Puisi t entang Pahlawan Dan Kemerdekaan bagaimana kalian mengendap dalam gelap malam di lereng strategis sebuah …
Puisi: Berenang-renang ke Tepian (Karya Husni Djamaluddin) Berenang-renang ke Tepian siang ini mestinya siang kita tapi ada yang melipat langit dan menculik matahari malam …
Puisi: Jika pada Akhirnya (Karya Husni Djamaluddin) Jika pada Akhirnya Jika pada akhirnya Mata pun katup dan tubuh terbujur kaku Apa lagi yang sisa Barangkali aku akan menempuh jarak jauh Barangkali ak…
Puisi: Hikayat Bulan dan Khairan (Karya Husni Djamaluddin) Hikayat Bulan dan Khairan Di langit malam: Bulan memancarkan cintanya kepada Khairan Khairan tida…
Puisi: Hujan Meratap di Atap Sirap (Karya Husni Djamaluddin) Hujan Meratap di Atap Sirap hujan meratap di atap sirap seekor cecak jatuh dari atap dilempar maut hanyut ke selokan pinggir jala…