Puisi Okto Son

Puisi: Jiwa Bangsa yang Meronta (Karya Okto Son)

Jiwa Bangsa yang Meronta Berbicaralah kepada dia...! Mengenai kerinduan bangsa ini! Mengenai keinginan-keinginan bangsa ini! Mengenai harapan bangsa …

Puisi: Cinta (Karya Okto Son)

Cinta Dia telah mengajari aku untuk mengenalinya Namun aku selalu mengabaikannya Ia mengajari aku rasa cemburu, tanpa harus mengungkapkannya Ia menga…

Puisi: Simfoni Rasa di Negeri Bisu (Karya Okto Son)

Simfoni Rasa di Negeri Bisu Apa yang kucari di negeri ini Ketika kata tak bertaut rasa? Apa yang kukejar Di garis cakrawala Ketika lagu tak seirama n…

Puisi: Dia yang Tersembunyi (Karya Okto Son)

Dia yang Tersembunyi Aku merasakan kehadiran-Nya di lorong gelap hidupku Ia datang menyapaku Namun aku tak dapat melihat-Nya Ia datang membawa kebaha…

Puisi: Rindu Kasih Sayang Bunda (Karya Okto Son)

Rindu Kasih Sayang Bunda Kurindu keharuan Waktu bunda memberi senyum padaku Bergembira hatiku di hadapan ibunda tercinta Kuingin terharu Melihat waja…

Puisi: Hidup (Karya Okto Son)

Hidup Ku bertanya pada Dia yang tak kelihatan Tentang aku yang berada ini Apa tujuan aku berada di dunia ini? Mengapa aku harus ada? Darimana aku dat…

Puisi: Ketika Teladan Memudar (Karya Okto Son)

Ketika Teladan Memudar Jika keinginanmu baik Maka mereka akan terpimpin dengan baik Engkau itu laksana angin Mereka itu laksana rumput Bila engkau be…

Puisi: Malam Itu (Karya Okto Son)

Malam Itu Malam itu aku berharap kamu ada di sana Namun aku tak menemukanmu di sana Malam itu aku berharap aku dapat memelukmu Namun kamu tak di sana…

Puisi: Seberkas Rindu (Karya Okto Son)

Seberkas Rindu Seberkas rindu yang tak mampu aku utarakan dengan kata-kata Karena tak mampu aku menjelaskannya Rasa rindu ini sangat mencekam hatiku …

Puisi: Terjepit (Karya Okto Son)

Terjepit Di saat sendiri, dalam ruang sempitnya rasa Aku terhimpit dan terjepit Namun aku tak menjerit Merasa sendiri, namun tak sepi Aku dengan pera…

Puisi: Ruang Rindu (Karya Okto Son)

Ruang Rindu Hanya bayanganmu yang selalu menemaniku di kesepian malamku Dan tak pernah diriku bertemu denganmu Tapi aku tahu bahwa dirimu ada di sana…

Puisi: Harapan (Karya Okto Son)

Harapan ( 1 ) Ia seperti asap yang kelihatan, tetapi sesaat saja akan menghilang Karena diterpa angin Aku tak tahu kemana perginya Tetapi aku tahu ba…

Puisi: Bukit Misteri (Karya Okto Son)

Bukit Misteri Hari kian berganti Waktu t'rus berlalu Namun aku masih ada di bukit misteri ini Untuk menyulam seuntaian kisah tentang aku yang ber…

Puisi: Aku Harus Kuat (Karya Okto Son)

Aku Harus Kuat Di dalam ruang yang telah usang Dengan kebahagiaan yang mulai memudar Betapa hidupku kini menjadi berantakan Ku s'lalu memikirkan …

Puisi: Hilang Harapan (Karya Okto Son)

Hilang Harapan 'Ku bertanya dalam diamku, kemana akan aku pergi? Aku ingin melihat tentang hidupku di masa yang akan datang Namun yang kutemukan …

Puisi: Saudaraku Terbunuh (Karya Okto Son)

Saudaraku Terbunuh Kami terlahir!!! Kami ada!!! Dari satu ibu!!!         Dibesarkan!!!         Dikasihi!!!         Dari satu ibu!!! Namun kebencian m…
© Sepenuhnya. All rights reserved.