Puisi: Aku, Kau dan Waktu (Karya Husni Djamaluddin) Aku, Kau dan Waktu Kalau waktu bergerak karena jam berdetak di manakah kau kalau jam berdetak karena waktu bergerak di manakah aku kau dan aku terjeb…
Puisi: Waktu yang Sehitam Dedak Kopi (Karya Acep Zamzam Noor) Waktu yang Sehitam Dedak Kopi Waktu yang sehitam dedak kopi di gelasmu itu Adalah sepi. Tahun-tahun merayap pelahan Dari hutan yang terbakar…
Puisi: Sang Waktu (Karya Remy Sylado) Sang Waktu Aku ratapi lembar cerita dulu-dulu kerna cinta sejati dalam cita-cita kok kalah dan aku umpati lemb…
Puisi: Kepak Waktu (Karya Fridolin Ukur) Kepak Waktu Sajak ulang tahun Sri ke-66 (I) Detik kembali membuka sayap mengepak-ngepak membawa tiupan angin hembusan panjang napas w…
Puisi: Putaran Waktu (Karya Acep Zamzam Noor) Putaran Waktu Rambut-rambut hujan Berjatuhan dari udara Tahun-tahun kesedihan Berkaca di bening mata Rumbai-rumbai kabut Bergelayut pada dahan Abad-a…
Puisi: Terkenang Topeng Cirebon (Karya Ajip Rosidi) Terkenang Topeng Cirebon Di atas gunung batu manusia membangun tugu Kota yang gelisah mencari, Seoul yang baru, perkasa De…
Puisi: Waktu (Karya Daelan Muhammad) Waktu bagai sejumlah pengantar jenazah waktu berduyun datang berduyun pergi sarat dengan tangis keluh dan kesah yang tiada lagi disadari amboi! lamba…
Puisi: 06:30 (Karya Taufiq Ismail) 06:30 Di pusat Harmoni Pada papan adpertensi (Arloji Castell) Tertulis begini: "Dunia Kini Membutuhkan Waktu Yang Tepat" D…
Puisi: Waktu (Karya D. Kemalawati) Waktu Waktu seperti derai cemara bergelimang di pasir pantai angin menyatukan dalam dekapan dalam sunyi da…
Puisi: Refleksi Jarak dan Waktu (Karya Ahmadun Yosi Herfanda) Refleksi Jarak dan Waktu Udara bergetar dalam darahku ketika tasbih berputar dalam zikir wirid bertaburan m…
Puisi: Seandainya Waktu Lebih Panjang (Karya Maskirbi) Seandainya Waktu Lebih Panjang Telah kuhitung jumlah nafas Bersama degup jantung Sudah jauh mengayuh langkah Tapi, masih teras…
Puisi: Prajurit Jaga Malam (Karya Chairil Anwar) Prajurit Jaga Malam (Versi Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus) Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu? Pem…
Puisi: Arah Waktu (Karya Acep Zamzam Noor) Arah Waktu Jalan-jalan melepaskan diri Dari seluruh tujuanku Bersama perempuan-perempuan ungu Yang pergi digelandang malam Tenggelam dalam remang Di …
Puisi: Waktu (Karya B. Y. Tand) Waktu Dalam deras sungaimu aku dan waktu berpacu mendaki bukit sunyi yang kaujanjikan Hiruk pikuk suara menggapai langit putihmu terlempar ke kolam-k…