Puisi: Bayangan Ngeri Negeri Tirani (Karya Yehezkiel) Bayangan Ngeri Negeri Tirani Sela riah gembira dalam dunia penuh cahaya, Juga hamparan percik kembang api mempesona. Bayang hampa menjejak tapak dala…
Puisi: Sobat Buruh (Karya Yehezkiel) Sobat Buruh Tanah rantau jauh kau dekat, sembari dekat dikau melaknat. Sumringah terukir raut bibir mungilmu berdesis, namun badanmu tertindih lukaku…
Puisi: Segelas Kopi untuk Adik (Karya Yehezkiel) Segelas Kopi untuk Adik Di hadapan pekat sembilu, tertuang penuh segelas kopi mengepul keluh. Aduk sembilumu adikku sayang, tatkala semerbak dilema k…
Puisi: Penghujung Helai (Karya Yehezkiel) Penghujung Helai Di tepi sore, sinar emas hangat terpancar halus dari mata nan sayu. Abad terkikis oleh langkah, seirama kerut keriput kulit. Angin m…
Puisi: Devan, Api Sekam Spiritual (Karya Yehezkiel) Devan, Api Sekam Spiritual Sorot nanar memandang cakrawala, menyapu keindahan dan kekacauan. Meski berlinang mengenang silam yang telah hilang, terus…
Puisi: Elegi Akhir Zaman (Karya Yehezkiel) Elegi Akhir Zaman Bongkahan gugus tandus longsor gunung menimpa jiwa. Musibah kian dekat menderu, Di antara untaian rantai penghakiman, Jua jeritan j…
Puisi: Mungkin (Karya Yehezkiel) Mungkin Mungkin. Saat mentari masih berteriak, namun senja menarik paksa, menjemput pulang bertemu Mama, dalam mahligai asa yang sampai kini dipanjat…
Puisi: Reruntuhan Senja Afganistan (Karya Yehezkiel) Reruntuhan Senja Afganistan Serpihan dedaun kering berjatuhan, Seiring ribuan sukma memudar. Keindahan, kekacauan, kedamaian, ketakutan. Selaras senj…
Puisi: Deideng, PNB Karya Indah (Karya Yehezkiel) Deideng, PNB Karya Indah Sorakan 𝘩𝘰𝘳𝘢𝘴 bergema, Sontak 𝘵𝘰𝘳-𝘵𝘰𝘳 beriringan dengan tabuhan 𝘨𝘰𝘯𝘥𝘢𝘯𝘨. Di balik liuk tarian 𝘚𝘪𝘨𝘢𝘭𝘦…
Puisi: Gulungan Remah Sarapan Tuhan (Karya Yehezkiel) Gulungan Remah Sarapan Tuhan Guratan abadi, dalam kelam gua Qumran. Akar dunia, lorong waktu, penghubung cinta, titah bijaksana oleh Sang Khalik Penc…