Aceh masih belum baik-baik saja.

Puisi Yehezkiel

Puisi: Bayangan Ngeri Negeri Tirani (Karya Yehezkiel)

Bayangan Ngeri Negeri Tirani Sela riah gembira dalam dunia penuh cahaya, Juga hamparan percik kembang api mempesona. Bayang hampa menjejak tapak dala…

Puisi: Elegi Akhir Zaman (Karya Yehezkiel)

Elegi Akhir Zaman Bongkahan gugus tandus longsor gunung menimpa jiwa. Musibah kian dekat menderu, Di antara untaian rantai penghakiman, Jua jeritan j…

Puisi: Mungkin (Karya Yehezkiel)

Mungkin Mungkin. Saat mentari masih berteriak, namun senja menarik paksa, menjemput pulang bertemu Mama, dalam mahligai asa yang sampai kini dipanjat…

Puisi: Reruntuhan Senja Afganistan (Karya Yehezkiel)

Reruntuhan Senja Afganistan Serpihan dedaun kering berjatuhan, Seiring ribuan sukma memudar. Keindahan, kekacauan, kedamaian, ketakutan. Selaras senj…

Puisi: Deideng, PNB Karya Indah (Karya Yehezkiel)

Deideng, PNB Karya Indah Sorakan 𝘩𝘰𝘳𝘢𝘴 bergema, Sontak 𝘵𝘰𝘳-𝘵𝘰𝘳 beriringan dengan tabuhan 𝘨𝘰𝘯𝘥𝘢𝘯𝘨. Di balik liuk tarian 𝘚𝘪𝘨𝘢𝘭𝘦…

Puisi: Devan, Api Sekam Spiritual (Karya Yehezkiel)

Devan, Api Sekam Spiritual Sorot nanar memandang cakrawala, menyapu keindahan dan kekacauan. Meski berlinang mengenang silam yang telah hilang, terus…

Puisi: Gulungan Remah Sarapan Tuhan (Karya Yehezkiel)

Gulungan Remah Sarapan Tuhan Guratan abadi, dalam kelam gua Qumran. Akar dunia, lorong waktu, penghubung cinta, titah bijaksana oleh Sang Khalik Penc…
© Sepenuhnya. All rights reserved.