Info Terbaru: Pidie Jaya kembali dilanda banjir. Aceh belum benar-benar pulih

Puisi Karno Kartadibrata

Puisi: Siang Hari Kapan Kau Datang (Karya Karno Kartadibrata)

Siang Hari Kapan Kau Datang siang hari betapa jemu orang belanja di mall dan aku seperti biasa tak acuh atas semua – bergegas naik turun lift menente…

Puisi: Kepada Marry Mangunsong (Karya Karno Kartadibrata)

Kepada Marry Mangunsong Gadis cemerlang! Sore ini aku akan datang jam lima sekarang jam 15.00, 16.30 dan hampir jam 17.00 Sudahlah betulkan ikatan ra…

Puisi: Tenggelam (Karya Karno Kartadibrata)

Tenggelam Tidakkah hatimu runtuh mengalir sungai di tengah kota jembatan tenggelam setengahnya dan toko rubuh dan bank rubuh. Bata demi bata tenggela…

Puisi: Yenny (Karya Karno Kartadibrata)

Yenny Pagi-pagi Yenny mengetuk jendela 'Jill', kita pergi ke kebun Arben Berlari-lari lewat perdu embun dan embun. Di muka terbentang hutan d…

Puisi: Corat-Coret di Tembok Kusam (Karya Karno Kartadibrata)

Corat-Coret di Tembok Kusam "kau akan mati di hutan sendirian ditemani suara burung di kejauhan" 2007 Sumber:  Picnic (2009) Analisis Puisi…

Puisi: Hongkong (Karya Karno Kartadibrata)

Hongkong Kelam di luar restoran terdengar suling dan aliran sungai bisikan dalam tongkang Gadis yang malang! mengayuh di tengah hujan ikut arus terba…

Puisi: Kuliah (Karya Karno Kartadibrata)

Kuliah (1) Lisa, ayo naik sebentar ke bukit kita kuliah jam tiga Mata kuliah apa? Botani Di mana Idah dan Yayu? Kemarin pulang ke Sumedang Di sana ce…

Puisi: Datanglah Kegelapan (Karya Karno Kartadibrata)

Datanglah Kegelapan Akhirnya hanya kau yang setia datang menghibur derita perjalanan panjang abad demi abad duduklah, kita cerita kalah dan kematian …

Puisi: Lagu Sesal (Karya Karno Kartadibrata)

Lagu Sesal saudaraku yang sekarang tinggal nisan kita semua tutup usia hanya berbekal penasaran angin membisu surat tidak berbalas 2003 Sumber:  Picn…

Puisi: Aku Berjalan Mengikuti Suara Hati (Karya Karno Kartadibrata)

Aku Berjalan Mengikuti Suara Hati dari Lorong ke Lorong Sampai di Jl. Bosscha masuk ke gang-gang Teringat gadis paling manis dulu Neng Enong Ah, di m…

Puisi: Ibu di Kursi Beroda (Karya Karno Kartadibrata)

Ibu di Kursi Beroda Ibu di kursi beroda dari jendela datangnya ketika sore sendiri menulis di meja kayu jati Berjatuhan cahaya-cahaya dari kerudung, …

Puisi: Rakaat Sembahyang Tengah Malam (Karya Karno Kartadibrata)

Rakaat Sembahyang Tengah Malam Rakaat sembahyang tengah malam kubawa dalam pelukan Ah, apa yang dapat dicapai dengan tangan ketika berlari-larian apa…
© Sepenuhnya. All rights reserved.