Puisi: Revelasi (Karya Mochtar Pabottingi) Revelasi : Jacques Derrida, Jean Baudrillard .... Kian pongah kita berlaku sebagai Tuhan Kian dalam kita menyembah berhala Kian jauh kita memperhampa…
Puisi: Pada Stadium ZA (Karya Mochtar Pabottingi) Pada Stadium ZA Manusia pun tidak memaafkan dirinya sendiri ketika itu Seperti Meursault yang membekukan hatinya terhadap cinta dan percaya di depan …
Puisi: Pendulum (Karya Mochtar Pabottingi) Pendulum Dosa apakah yang dilakukan orang-orang Yahudi sehingga mereka dibunuhi dan dibakar hidup-hidup Semenjak Musa, mereka menjadi buronan yang te…
Puisi: Gracias A La Vida (Karya Mochtar Pabottingi) Gracias A La Vida Camarku, camarku Kaukah yang menggurat luka Pada bianglala Kaukah yang merenggut bait-bait Dari musim. Menyebarkan sembilu Di udara…
Puisi: Suatu Malam di Honolulu (Karya Mochtar Pabottingi) Suatu Malam di Honolulu Seorang setengah baya Melantunkan lagu-lagu Hawaii Dengan gitar. Di sidewalk Waikiki "Untuk tuan-tuan. Untuk nyonya-nyo…
Puisi: Too Haa (Karya Mochtar Pabottingi) Too Haa Tak ada kata lain dari itu untuk itu Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa Terasa jauh sekali Sidratul Muntaha Terasa jauh sekali Tapi terasa …
Puisi: Karaeng (Karya Mochtar Pabottingi) Karaeng Karaeng tegak di hulu kapalnya Memandang ke ufuk yang gemetar Oleh riuh badai. Di balik samudra Dilihatnya dasar gelombang Yang berpacu Diden…
Puisi: Waktu (Karya Mochtar Pabottingi) Waktu Waktu bukan lagi rantai tanya hidup yang tak bakal tersimpulkan Waktu bukan lagi harap-harap cemas di mana kita selalu betah menung…
Puisi: Concierto di Monona (Karya Mochtar Pabottingi) Concierto di Monona Rodrigo! Kaukah yang melantunkan lengking rindu di sepanjang gigir telaga Darimukah denting-denting itu. Di padang-padang salju C…
Puisi: Kuil Ise, Prosesi (Karya Mochtar Pabottingi) Kuil Ise, Prosesi /A/ Prosesi ajaib itu bergerak di tengah gerimis dalam percintaan kosmis Berjubah putih-putih. Mereka berbaris Seperti …
Puisi: Suara-Suara (Karya Mochtar Pabottingi) Suara-Suara Selalu dari rahim malam engkau bangkit mengusik aku Hai suara-suara Jadi duka belantara Jadi lengking gerapai Lalu aku pun bersimpuh di p…
Puisi: Harau (Karya Mochtar Pabottingi) Harau Simak baik-baik Garis-garis hitam vertikal itu Di deretan panjang tebing batu Di situ Berjilid-jilid tambo mustahil tuntas Engkau tuturkan Lalu…