Puisi: Dalam Rimba Bayang-Bayang (Karya Mochtar Pabottingi) Dalam Rimba Bayang-Bayang Aku adalah hologram Yang dikutuk sejuta nyata Akulah bayang-bayang yang terus menjerit Dalam siklus padam-kerlip Dalam sit…
Puisi: Zarathustra (Karya Mochtar Pabottingi) Zarathustra Dari gelegak itu juga engkau berangkat, Zarathustra Ketika sungai lahar menyerbu muara. Berdesis-desis Bacalah! Lalu kelepak cahaya langi…
Puisi: Kereta Api Terakhir (Karya Mochtar Pabottingi) Kereta Api Terakhir Tak dihitung lagi matahari Ketika kereta itu bergerak. Ke dunia yang lain Cakrawala kehilangan ufuk. Orang-orang terpaku di t…
Puisi: Revelasi (Karya Mochtar Pabottingi) Revelasi : Jacques Derrida, Jean Baudrillard .... Kian pongah kita berlaku sebagai Tuhan Kian dalam kita menyembah berhala Kian jauh kita memperhampa…
Puisi: Pada Stadium ZA (Karya Mochtar Pabottingi) Pada Stadium ZA Manusia pun tidak memaafkan dirinya sendiri ketika itu Seperti Meursault yang membekukan hatinya terhadap cinta dan percaya di depan …
Puisi: Pendulum (Karya Mochtar Pabottingi) Pendulum Dosa apakah yang dilakukan orang-orang Yahudi sehingga mereka dibunuhi dan dibakar hidup-hidup Semenjak Musa, mereka menjadi buronan yang te…
Puisi: Gracias A La Vida (Karya Mochtar Pabottingi) Gracias A La Vida Camarku, camarku Kaukah yang menggurat luka Pada bianglala Kaukah yang merenggut bait-bait Dari musim. Menyebarkan sembilu Di udara…
Puisi: Suatu Malam di Honolulu (Karya Mochtar Pabottingi) Suatu Malam di Honolulu Seorang setengah baya Melantunkan lagu-lagu Hawaii Dengan gitar. Di sidewalk Waikiki "Untuk tuan-tuan. Untuk nyonya-nyo…
Puisi: Too Haa (Karya Mochtar Pabottingi) Too Haa Tak ada kata lain dari itu untuk itu Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa Terasa jauh sekali Sidratul Muntaha Terasa jauh sekali Tapi terasa …
Puisi: Karaeng (Karya Mochtar Pabottingi) Karaeng Karaeng tegak di hulu kapalnya Memandang ke ufuk yang gemetar Oleh riuh badai. Di balik samudra Dilihatnya dasar gelombang Yang berpacu Diden…
Puisi: Waktu (Karya Mochtar Pabottingi) Waktu Waktu bukan lagi rantai tanya hidup yang tak bakal tersimpulkan Waktu bukan lagi harap-harap cemas di mana kita selalu betah menung…