Puisi Tentang Musuh

Puisi: Dari Cinta Orang Bermusuhan (Karya Remy Sylado)

Dari Cinta Orang Bermusuhan Awan segala warna membalut mata ada sebuah jendela di atas langit dibuka sepasang…

Puisi: Jenderal Utama (Karya Aoh K. Hadimadja)

Jenderal Utama Lega hati pasukan terpukul Menunggu, menunggu lagi pasukan datang Menyerang datang Jenderal utama menyuruk ke dalam Tia…

Puisi: Pesan Prajurit (Karya Trisno Soemardjo)

Pesan Prajurit Kalau aku mati nanti koyak-koyak tubuhku habis ditusuk musuh kumpulkan sisaku tanamkan dalam-dalam di tanah tempat kelahiranku tentu t…

Puisi: Gema Proklamasi (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Gema Proklamasi Dengarlah suara pernyataan kemerdekaan Menggema di seluruh dunia Proklamasi kemerdekaan Indonesia Pada 17 Agustus 1945 Merdeka! Selur…

Puisi: Natal bagi Musuh-Musuhku (Karya Kriapur)

Natal bagi Musuh-Musuhku Aku tak mampu membeli daun-daun ini fajar dengan bangunan dari air biru membebaskan ketaklukan diriku dan merek…

Puisi: Sultan Hasanudin (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Sultan Hasanudin Ketika kau naik takhta, Sultan Kerajaan Gowa dalam puncak kejayaan Tiada pengacau, tiada kejahatan Tetapi tatkala V.O.C datang Neger…

Puisi: Inikah yang Kau Tunggu? (Karya A. Munandar)

Inikah yang Kau Tunggu? Kabar gembira untuk musuh Wajahmu tak mau berseri Dengan kisah yang enggan kembali. …

Puisi: Majulah Pahlawan (Karya Budiman S. Hartoyo)

Majulah Pahlawan Majulah pahlawan dengan dada terbuka. Majulah! Berderapan musuh bersama maut menyerang. Sementara bintang-binta…

Puisi: Tengku Cik di Tiro (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Tengku Cik di Tiro Putra Bangsa, dikau dibesarkan Ketika serdadu Belanda mulai menginjak Aceh Perlahan-lahan negerimu direbut Dengan kekuatan senjata…

Puisi: H. Rasuna Said (Karya Sides Sudyarto D. S.)

H. Rasuna Said Dalam kemelutnya zaman penjajahan Dikau berani menentang dengan lantang Lewat corong pengeras suara Dikau mengecam keras setiap lawan …

Puisi: Musuh yang Terbunuh (Karya Sugiarta Sriwibawa)

Musuh yang Terbunuh Letus bedil menjerit jauh Sesayup malam yang berjaga hiba Matinya anak murtad yang meronta Letus menjerit hatinya (…

Puisi: Perang (Karya Ook Nugroho)

Perang Setiap hari adalah peperangan  Kita di medan tak bernama ini Menembakkan peluru-peluru sunyi Kepada lawan tiada dikenal Wajah dan warna seraga…
© Sepenuhnya. All rights reserved.