Postingan

Puisi: Aku Tak Punya Sayap-Sayap (Karya Bambang Sarwono)

Aku Tak Punya Sayap-Sayap aku tak punya sayap-sayap untuk bisa terbang ke atas aku tak punya sayap-sayap untuk bisa menyentuhkan jari di langit aku t…

Puisi: Debu Menyaputi Bumi (Karya Mh. Rustandi Kartakusuma)

Debu Menyaputi Bumi Debu menyaputi bumi berat setinggi raksasa Asap mesiu mati dan bangkai menghantu tebal berkeluyuran. Dalam pengap ini kukeping di…

Puisi: Jika Bayi yang Lahir Hari Ini Tahu Rahasia Dunia (Karya B. Y. Tand)

Jika Bayi yang Lahir Hari Ini Tahu Rahasia Dunia Jika bayi yang lahir hari ini tahu rahasia dunia Akan direnanginya kembali lautan rahasia dalam rahi…

Puisi: Tembang Biasa (Karya Eka Budianta)

Tembang Biasa Pemenang hadiah Nobel perdamaian Bukanlah ayahku Meskipun setetes spermanya Bersama ovum bintang film itu Tumbang menjadi aku Seperti e…

Puisi: Tentang Makna (Karya Motinggo Boesje)

Tentang Makna Sungguh rugi serugi kehilangan isi dunia Pabila engkau bersua seorang Aulia Tanpa memberi salam Lebih rugi serugi kerugian semua Pabila…

Puisi: Menetapkan Gerak (Karya P. Sengodjo)

Menetapkan Gerak Sebagai air di tengah tebing laju mengalir dan radio terus berbunyi tak pandang arti dan wayang digerakkan oleh tangan dalang dan ke…

Puisi: Dermaga (Karya Tri Astoto Kodarie)

Dermaga sudah kuhitung dengan jari-jari gemetaran perahu-perahu yang bersandar atau buih-buih ombak yang lamban berpacu padahal pohon-pohon nyiur pun…

Puisi: Di Kedalaman Mimpi Manusia (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Di Kedalaman Mimpi Manusia Manusia manusiawi, kemanusiaan dalam teori Antara genangan sampah dan kumuh rumah-…

Puisi: Gelap (Karya Joshua Igho)

Puisi Gelap Puisi ini puisi gelap tentang cahaya yang kurampas dari matahari tentang pekat malam penuh misteri sunyi sepanjang waktu j…

Puisi: Mata Laut (Karya Tri Astoto Kodarie)

Mata Laut kuingin gelombang pasang malam ini dapat berubah menjadi bintang-bintang menerangi ikan-ikan yang bermain di arus atau geliat nafasmu yang …

Puisi: Gone (Karya Djamil Suherman)

Gone (Kepada adikku, Tien) Melati kecil sekuntum mungil kusanjung kupuja-puja kukenang kusentuh sayang tapi apa k'mudian? belum kering bibir diki…

Puisi: Seruan (Karya Djamil Suherman)

Seruan Ditingkap perjuangan kini jangan seorang membuat janji tentang masa depan yang kabur - tertancapkan bendera di timur saat fajar tersingkap kul…
© Sepenuhnya. All rights reserved.