Puisi: Kuda-Kuda Penyerbu (Karya Djamil Suherman) Kuda-Kuda Penyerbu (Al-'Adiyat) Demi kuda-kuda penyerbu terengah napasnya yang meletupkan api pada tapaknya yang menyerang di pagi buta yang meng…
Puisi: Air Kental (Karya Djamil Suherman) Air Kental (Al-'Alaq) Bacalah atas nama Tuhanmu Mahapenitah Menitahkan manusia dari air tumpah Bacalah dan agungkan nama-Nya Yang dengan pena men…
Puisi: Pembuka (Karya Djamil Suherman) Pembuka (Al-Fatihah) Atas nama Allah Mahapenyayang pawlaswara segala puji bagi Allah Tuhan semesta Mahapenyayang pawlaswara raja kiamat kubra kepada-…
Puisi: Airmata (Karya Djamil Suherman) Airmata Airmata airmata airmata mengucur di rimba malam mencair basah di deraian pasir luka hati memendam duka memukau kegairahan wajah o, siapakah b…
Puisi: Putusan (Karya Djamil Suherman) Putusan Barangkali aku lebih bahagia begini Sepotong usia dengan dunia kecil bersendiri sesekali mata memandang bentangan pulau bebas dan kasih sayan…
Puisi: Malam Panjang (Karya Djamil Suherman) Malam Panjang Masukilah malam ini hingga terbenam ke dasarnya jeritkan tangis penghabisan hingga tak lagi bergema di timur fajar menurun dan bulan sa…
Puisi: Sebuah Berita (Karya Djamil Suherman) Sebuah Berita Malamnya di bawah gerai kabur merayap ia di sebuah pulau Tuhan dan lapar bersilang di dadanya Disapunya debu kegelapan disebutnya sebua…
Puisi: Di Lingkar Api (Karya Djamil Suherman) Di Lingkar Api Menari lincah di lingkar api Bernyanyi kecil mulut kecapi Malam ini buat kurcaci Lenggang lenggut lata Dikecup malam buta Api menggeng…
Puisi: Palembang (Karya Djamil Suherman) Palembang Kulihat kesunyian di pusat kota, manis ketika halimun pagi menuruni pelabuhan kecil laut diam dalam pesona mata lelap membayang harapan-har…
Puisi: Matahari (Karya Djamil Suherman) Matahari (Asy-Syams) Demi matahari dan rembangnya demi bulan yang menggiringnya demi siang kala lingsirnya demi malam yang menutupnya demi langit dan…
Puisi: Huru-hara (Karya Djamil Suherman) Huru-hara (Al-Ghasyiyah) Sampaikah padamu kabar huru-hara di hari itu banyak wajah berduka segala usaha jadi bersia terjerumus mereka di api nyala me…
Puisi: Ikrar (Karya Djamil Suherman) Ikrar kepada karibku M Begitu gairah kuberikan piala kehormatan padamu bersama salam setitik darah dan air mata kauadukan persamaan nasib ke dalam da…
Puisi: Anak Hilang (Karya Djamil Suherman) Anak Hilang Sudah begitu lama tak dikenalnya lagi kasih manusia sudah begitu lama bayi bayi tengkurap tak mengerti muka muka tua berpalingan sebuah r…
Puisi: Jendela Tua (Karya Djamil Suherman) Jendela Tua Kepergiannya tanpa saksi Biar dinding setua ini Terlukis sebuah wajah Pucat tanpa nama Tanah kering sekeliling Daun dan bunga berguguran …
Puisi: Malam di Sebuah Pantai (Karya Djamil Suherman) Malam di Sebuah Pantai Malam di sebuah pantai tercenung anak dan bapak sansai menanti timbulnya gemintang timur menggapai sayap malam pekat awan berg…
Puisi: Yuliaku (Karya Djamil Suherman) Yuliaku Tiap petang tiap malam padamulah selalu Yulia, keras hati ingin sampaikan salam dan lagu Bila mendung datang kelam sunyi berkabut Mengenang h…