Puisi: Fantastis (Karya Rita Oetoro) Fantastis seorang gadis kecil — bermahkota lantana, bersenda dalam pigura Sumber: Dari Sebuah Album (1986) Analisis Puisi : Puisi "Fantastis&quo…
Puisi: Postscript (Karya Rita Oetoro) Postscript jangan sadarkan aku — dari lelap mimpi jangan hadapkan aku — pada sebuah janji let's be lovers — till the end of time — till the end o…
Puisi: Apologis (Karya Rita Oetoro) Apologis sia-sia — ketika aku harus meniti tangga-tangga yang begitu panjang — yang bernama tradisi (where does discontent start? you are warm enough…
Puisi: Simponi (Karya Rita Oetoro) Simponi (I) sudahkah kita — menghayati liku-liku sang waktu? (II) adakah kita — menjadi lebih bijak, lebih cerdas dan lebih santun? (III) pada stasi …
Puisi: Pertemuan (Karya Rita Oetoro) Pertemuan senyum mengembang di wajahnya, saat membaca sajak-sajak berdebu dari suatu masa yang teramat jauh dan berpandangan kami: dalam alunan kenan…
Puisi: Rumpun Pisang (Karya Rita Oetoro) Rumpun Pisang hanya dari kejauhan saja, gadis kecil itu diperbolehkan mengawasi orang-orang kampung mengalah dedaunan hijau aroma tanah kebun yang ba…
Puisi: Panorama (Karya Rita Oetoro) Panorama lembah itu tidak seberapa luas di tepi kota — dan hijau semata hijau perdu-perdu liar serta gemuruh air terjun di batu-batu sungai 1975 Sumb…
Puisi: Romansa (Karya Rita Oetoro) Romansa yang tersurat dan yang tersirat — kadangkala membuat kita tertawa dan menangis pada saat yang sama, bukan? biar, biarkan mereka mengatakan ki…
Puisi: Elegi (Karya Rita Oetoro) Elegi ternyata belum sepenuhnya — daku pasrah sumarah: masih juga kebimbangan menjadi pedang bermata dua, terhunus tajam di tubir jurang! 1992 S umbe…
Puisi: Jakarta (Karya Rita Oetoro) Jakarta senja demi senja menelan usia berbunga debu dan bising kota — selalu melantunkan lagu-lagu rindu dalam hati telah kukenal — garis-garis wajah…
Puisi: Hutan Jati (Karya Rita Oetoro) Hutan Jati aroma menyengat khas dedaunan jati yang telah lama kukenal, tiada di sini; hanya warna kecokelatan batang-batang dan rerantingan meranggas…
Puisi: Angin Dusun (Karya Rita Oetoro) Angin Dusun kami orang-orang pedataran jauh dari pantai dari gunung subur tanah sumber perut kami sawah-sawah dan kebun kelapa hati kami tersangkut d…
Puisi: Yogyakarta (Karya Rita Oetoro) Yogyakarta Sepokok beringin tua yang kesepian merenungi silsilah berkepanjangan mengapa tergesa-gesa - senja hari belum tiba 1975 Sumber: Horison (Ju…
Puisi: Yogya (Karya Rita Oetoro) Yogya kota yang berkata dan cerita menggelegak di bidangnya pelarian-pelarian datang malioboro penyusuran petualang seni inilah jantung kota! bicaral…
Puisi: Eksistensi (Karya Rita Oetoro) Eksistensi temaram senja musik gamelan mengendap perlahan angin kemarau berhenti berlari ketika tanganmu melepas kancing blouseku satu per satu perem…
Puisi: Kepada Pelukis (Karya Rita Oetoro) Kepada Pelukis 'what — we ask — is life, without a touch of poetry in it?' ('kevin kline as the pirate king in gilbert and sullivan's…
Puisi: Eksperimen (Karya Rita Oetoro) Eksperimen ketika setiap orang — menghamburkan omong kosong sepanjang hari seperti yasunari kawabata aku segera berdiri — dengan sepatah kata 1975 Su…
Puisi: Kepada J. Tirtowinoto S. Y. (Karya Rita Oetoro) Kepada J. Tirtowinoto S. Y. 19 — minggu palma tidak tahu apa maksudmu tetapi — kami percaya padamu 23 — kamis putih penyerahan diri — tuntas seluruhn…