Puisi: Apa Rasa Cinta Itu (Karya Irvan Riana Agustian) Apa Rasa Cinta Itu Rasa cinta Apa rasa cinta itu Rasa sayang Apa rasa sayang itu Cinta buat kita rasa rindu Cemburu rasakan cinta …
Puisi: Sekitar Pasar Kembang (Karya Badjuri Doellah Joesro) Sekitar Pasar Kembang Aku tak bicara tentang angin Dan wangi serta cekikikan malam. Tapi selalu nasib yang berputar Bagai kitiran…
Puisi: Mimpi Pengantin (Karya Fitri Yani) Mimpi Pengantin di langit yang tengah pesta pora cahaya ada sepasang merpati mabuk asmara bulu-bulu putih mereka berguguran serupa hujan s…
Puisi: Potongan Perjalanan, di Perlintasan Kereta (Karya Faris Al Faisal) Potongan Perjalanan, di Perlintasan Kereta Kami akan tetap menunggu — melihat potongan perjalanan, di perlintasan kereta. Lokomotif dan gerbong-gerb…
Puisi: Telepon (Karya Gunoto Saparie) Telepon dering telepon tengah malam adalah kejutan: rohku gemetar siapakah yang ingin berkabar "halo, di sini nietzche" lalu telepon pun te…
Puisi: Another Reason (Karya Fitri Yani) Another Reason kita berjumpa di persimpangan yang telah letih, sebuah jalan yang berakhir di tepian malam. aku tak tahu haruskah berbahagia atau…
Puisi: Pondok Penyair (Karya Eka Budianta) Pondok Penyair Rumah ini, panser-panser Dan pembunuhan menjelang pemilu Kepada siapa akan kuceritakan Mesin ketik, Telah begitu lama aku Tak bicara d…
Puisi: Taman Fatahilah (Karya Wayan Jengki Sunarta) Taman Fatahilah suara adzan bersahutan menggema di dinding bangunan Belanda menyusupi relung-relung jiwa Jakarta bergetar di senar-senar g…
Puisi: Seribu Mata Malaikat Menatapku (Karya Syamsu Indra Usman) Seribu Mata Malaikat Menatapku Seribu mata malaikat menatapku Di antara para penziarah Mereka berkerumun mengelilingiku Membaca ayat-ayat …
Puisi: Memaafkan Diri Pelan-Pelan (Karya Aprianus Gregorian Bahtera) Memaafkan Diri Pelan-Pelan Aku berani menoleh dan arahnya ke belakang namun bukan untuk meraihnya dan tanpa ingin untuk kembali tapi hanya ingin meng…
Puisi: Bukit Venus (Karya Wayan Jengki Sunarta) Bukit Venus aku tiba pada hamparan bukit venus milikmu yang penuh pesona pada tebing merah muda di antara rerimbun pinus sebuah pancuran…
Lindungi Anak dari Eksploitasi, Negara Harus Tegas! Oleh Maulinda Atikasari Anak merupakan aset paling berharga sebuah bangsa karena merekalah yang akan menentukan arah untuk masa depan negara. Kualita…